Memilih gudang KUD sebagai tempat penyimpanan barang dan juga suplai bentuk menghidupkan lagi KUD yang sudah mati suri. Menurut Portasius hal ini adalah upaya pemerintah mendorong perbaikan ekonomi di masyarakat.
Portasius menerangkan program ini tak berhenti di Piyungan, Bantul. Nantinya akan disasar ke wilayah Jawa Tengah dan seluruh Indonesia.
"Saat ini kami luncurkan dulu di Yogyakarta. Setelah itu kami merambah ke Jawa Tengah dan sasaran kami pedagang warung dan juga UMKM," katanya.
Ia menambahkan bahwa adanya program ini juga membangkitkan minat masyarakat untuk berdagang. Digitalisasi Gudang KUD membantu masyarakat yang ingin berjualan tanpa modal.
"Jadi kami menggunakan sistem Konsinyasi, warga bisa mengambil barang terlebih dahulu dari Gudang ini dan pembayarannya setelah ada penjualan dan laku. Jika ada barang sisa bisa dikembalikan," ujar Portasius.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Bantul, Agus Sulistyana mendukung dengan adanya program kerjasama itu. Dari 17 KUD yang ada di Bantul lima gudang diantaranya sudah bersiap melakukan digitalisasi.
"Jadi SDM ini yang perlu dibenahi, KUD itu kan peninggalan, maka dengan era yang sekarang harus bisa diperbarui dan harapannya bisa menggeliatkan ekonomi masyarakat," kata Agus.
Berita Terkait
-
Vaksinasi 20 Ribu UMKM dan PKL di Kota Tangerang Ditarget Selesai Besok
-
Alasan Kabupaten Pohuwato Tolak Alfamart dan Indomaret : Takut UMKM Dibunuh
-
Niat Bantu Warga, 4 Remaja Sempat Diamankan Polisi Usai Diteriaki Klitih
-
UMKM Makassar Curhat ke Menteri Teten Masduki : Sulit Dapat Modal Bank
-
Tak Bisa Ditawar, DPC PDIP Bantul Tegaskan Pilpres Kewenangan Megawati
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul