"Rambut mu kok panjang to nak, saya ikut mapala kok bulek, gitu kata dia," ujar Eni menirukan percakapannya dengan Rois terakhir kali.
Keduanya juga tidak bertemu lama karena Rois langsung pulang ke Muntilan. Diceritakan Nasir jika orangtua Rois sibuk bekerja. Ayahnya adalah seorang dosen geologi di UPN Veteran Yogyakarta. Sehingga kedua anaknya hidup mandiri. Termasuk kakak perempuan Rois kerap pulang pergi Jogja-Muntilan.
Berusaha selamatkan rekannya
Menurut penuturan keluarga yang diterima Nasir, Rois pergi ke Pantai Ngluwen bersama dengan lima orang rekannya.
Baca Juga: Terpeleset saat Selfie, Davin dan Rizki Tewas Tenggelam di Curug Rahong
"Berenam, putrinya dua lainnya laki," ujar Nasir.
Saat kejadian, Rois dan salah satu rekannya Yusuf tengah mandi di pantai. Sementara teman perempuannya sedang mencuci baju. Tiba-tiba ombak besar datang dan membawa korban bernama Nadifa. Rois dan Yusuf sempat menyelamatkan diri dengan berpegang pada karang.
Akhirnya Rois memutuskan untuk menolong rekan perempuannya. Tidak disangka, keduanya justru menjadi korban terbawa ombak. Nadifa disebutkan mengenakan jaket parasit sehingga bisa mengapung di lautan. Sedangkan Rois sendiri tidak mengenakan pakaian karena tengah mandi. Kemenakannya itu hanya menggunakan celana panjang saja.
"Ya kaget, seperti gak percaya. Sampai sekarang juga gak percaya," terang Nasir.
Baik Nasir maupun Eni sama-sama tidak menyangka ketika mendengar kabar kemenakannya yang penurut hilang tersapu ombak. Setelah merawat Rois sejak kecil, Nasir merasa kehilangan ketika keponakannya dibawa sang ayah ke Muntilan. Pertemuan yang jarang semakin menambah ketidakpercayaan Nasir akan peristiwa yang menimpa anak dari kakaknya itu.
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Perairan Bintan, Tim SAR Lakukan Pencarian
Mereka menerima kabar hilangnya Rois langsung dari tim SAR yang datang ke rumah. Meski tinggal di Muntilan, namun alamat yang tertera di KTP Rois adalah kediaman ibunya di Nitikan. Setelah menerima kabar itu, mereka langsung menghubungi ayah Rois. Sampai saat ini keluarga korban masih memantau pencarian di Pantai Ngluwen.
Berita Terkait
-
5 Penumpang Longboat Tenggelam di Halmahera Selatan, Begini Kronologinya!
-
Masih Soal Daging Rendang Willie Salim Hilang, Kini Ustaz Abdul Somad Sebut Kejadian Ini Konspirasi
-
Sempat Tak Ada Kabar Usai Aksi Tolak Revisi UU TNI, YLBHI Pastikan Lorra Vedder Aman
-
Niat Bikin Konten Masak Rendang di Palembang, Daging 200 Kg Willie Salim Hilang Diserbu Warga
-
32 Situ di Bogor dan Bekasi Hilang, Nusron Wahid: Saya Baru Jadi Menteri ATR
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi