Sementara itu salah satu pedagang di Tebing Breksi, Tri Lestari mengaku tetap membuka warungnya setiap hari. Meskipun memang tidak dipungkiri pengunjung masih tergolong minim.
"Ini tergolong ramai sih. Iya biasanya sabtu-minggu lumayan ramai," ujar Tri.
Ramainya kunjungan itu, kata Tri, bisa dilihat dari banyaknya bus yang datang. Jika hari biasa selain akhir pekan hanya ada 1-2 bus yang parkir di depan warungnya.
"Kalau warung ini buka setiap hari. Ini ya lumayan ramai kalau hari biasa cuma 1-2 bus aja," tuturnya.
Salah satu pengunjung Tebing Breksi, Tika menyebut jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tebing Breksi memang terlihat masih belum sebanyak saat normal. Perempuan asal Klaten itu mengaku sudah beberapa kali ke Tebing Breksi untuk sekadar refreshing saja.
"Ini masih sepi ya keliatannya. Kalau dulu saat normal sebelum pandemi juga pernah ke sini dan lebih ramai sih dibanding sekarang," kata Tika.
Tika sendiri mengaku tidak terlalu mengandalkan warung-warung yang ada di tempat wisata untuk mengisi perutnya. Ia memilih mempersiapkan sendiri bekalnya sebelum berkunjung ke tempat wisata.
"Kalau jajanan kayak makanan dan minum itu biasanya bawa sendiri kebetulan. Jadi emang kalau di tempat wisata gini jarang banget beli di warung," tuturnya.
Baca Juga: Belum Rekrut Pemain Asing, PSS Sleman Tunggu Regulasi Resmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai