Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 08 Juni 2021 | 15:42 WIB
Kepala Puskesmas Srandakan Budi Setyowati memberi keterangan pada wartawan saat ditemui di Puskesmas setempat, Selasa (8/6/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Sementara itu, Panewu Srandakan Anton Yulianto menjelaskan bahwa pihaknya belum berupaya untuk meminta paksa seorang terduga provokator tersebut melakukan swab PCR.

"Ini kan berproses ya, kami sifatnya yang 20 orang dulu. Nanti hasilnya kami koordinasikan ke kabupaten untuk orang yang belum menjalani swab ini," terang dia.

Anton mengatakan, pihaknya tak menutup kemungkinan akan meminta bantuan kepada pihak Polisi dan TNI untuk bisa meminta warga yang belum menjalani swab PCR.

Baca Juga: Batas Terakhir, 20 Warga Lopati Jalani Tes Swab PCR di Puskesmas Srandakan

Load More