SuaraJogja.id - Nama Marc Marquez kembali mencuat setelah dirinya berhasil meraih podium di MotoGP Jerman 2021.
Kemenangan ini membuat dirinya disebut sebagai rajanya sirkuit Sachsenring karena belum terkalahkan.
Keberhasilan dalam meraih podium pertama membuat Youtuber asal Spanyol, The Grefg ingin mengulas lebih dalam rahasianya.
"Pada saat-saat itu Anda harus fokus, saya tidak bisa memikirkan saat-saat buruk. Saya berasal dari tiga balapan yang berat di mana saya telah jatuh," kata Marc Marquez dilansir dari Corsedimoto.
"Ada momen dalam balapan ketika Oliveira mengejar saya dan pada saat itu saya tidak bisa kehilangan fokus," lanjutnya.
"Kembali ke podium akan menyenangkan, tetapi menang itu istimewa. Inilah mengapa saya mengambil risiko," ungkap Marc Marquez.
Marc berkali-kali mengaku bahwa di hari ia tak lagi kompetitif ia tak segan-segan untuk gantung helm. Pilihan yang sangat berlawanan dengan pilihan The Doctor.
"Di sepeda motor tidak ada lagi batasan usia pensiun," sebutnya.
"Valentino Rossi melanjutkan karena dia menyukai apa yang dia lakukan, tetapi saya tidak melihat diri saya seperti itu," jelas Marc Marquez.
Baca Juga: Sah, VR46 akan Bernaung di Bawah Ducati, Rossi Balapan Bareng Luca Marini?
"Apa yang dia lakukan memiliki banyak manfaat."
"Tidak ada yang mengambil apa yang telah dia capai, tetapi sekarang dia berjuang untuk tempat kesepuluh," ucapnya.
"Jika saya tidak lagi berjuang untuk podium atau kemenangan, saya tidak tahu apakah saya akan melanjutkan," tutup Marc Marquez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik