SuaraJogja.id - Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Gamping, Sleman ungkap tindak pencurian yang menimpa warga Balecatur, saat pulang dari sebuah bank. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang Rp4,5 juta dan telepon genggam senilai Rp5 juta.
Kanit Reskrim Polsek Gamping AKP Fendi Timur menjelaskan, peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kompleks Perumahan Umum Balecatur Permai, Gamping, Sleman. Korban merupakan pemilik rumah, bernama Lini (57). Sedangkan pelakunya berinisial FE (38), warga Pasir Manggis, Setia Budi, Jakarta Selatan. FE tak beraksi sendirian, ia dibantu rekannya IN (34), warga Samarinda.
Kejadian bermula saat korban baru saja keluar dari sebuah bank pelat merah, di wilayah Gamping. Saat tiba di rumah, korban turun dari mobil hendak membuka gerbang rumah.
"Pada saat korban membuka gerbang rumah, ia melihat pelaku masuk ke dalam mobil melalui pintu belakang sebelah kanan. Selanjutnya, pelaku mengambil tas berwarna biru dongker yang berada di dalam mobil, lalu para pelaku melarikan diri," kata dia, Rabu (7/7/2021).
Dari penyelidikan, diketahui kedua pelaku sudah membuntuti korban sejak dari bank. Polisi berhasil menangkap pelaku saat berada di kos area Baledono, Plaosan, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (6/7/2021).
Penangkapan dilakukan bekerja sama dengan tim Jatanras Polda DIY dan tim Reskrim Polsek Gamping, pada dini hari. Bersamaan dengan pelaku, dibawa pula sejumlah barang bukti berupa uang sebesar Rp187.000. sepeda motor, dan pakaian.
Kepada petugas, keduanya mengaku sudah sempat menggunakan hasil curian untuk judi daring, membeli pakaian hingga mengirimkan uang kepada keluarga mereka.
Dari pengakuan keduanya diketahui sebelum beraksi di Gamping, Sleman, mereka pernah mencuri di Kulon Progo sebanyak dua TKP dan di Purworejo 4 TKP.
"Mereka ini kalau mencuri bergonta-ganti partner. Total ada tiga tersangka, satu di antaranya kami kirim ke Purworejo karena TKP di sana," ungkapnya.
Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Skuad PSS Sleman Rutin Lakukan Swab Test
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Terjerat Kasus Pencurian Sawit, Seorang Anggota DPRD di Jambi Ditangkap Polisi
-
Kasus Pencurian Sawit Milik Makin Group, Anggota DPRD Tanjungjabung Barat Ditahan
-
Sandiwara Bak Sinetron, Petugas Kasir Jadi Otak Pencurian Uang UPK Gemilang Sejahtera
-
Aksi Heroik Emak-emak di Bukittinggi Gagalkan Pencurian Terekam CCTV
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais