SuaraJogja.id - Anggaran penanganan Covid-19 di DIY baru sekitar 13 persen yang digunakan dari total alokasi dana Rp242 miliar dari APBD 2021.
Kepala Bappeda DIY Benny Suharsono menjelaskan pemda DIY mengalokasikan dana Rp242 miliar dari APBD 2021 untuk penanganan Covid-19 yang mencangkup tiga sektor, yakni kesehatan, pemulihan ekonomi, dan perlindungan sosial.
Ia mengatakan tahun ini anggaran penanganan Covid-19 sudah dialokasikan sejak awal tahun hingga Desember mendatang.
Alokasi dana penanganan Covid-19 tersebut tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). “Desain anggaran 2021 adalah masukan di anggaran rutin atau reguler di OPD-OPD didesain untuk menyelenggarakan dukungan penangnan Covid-19. Satu sama lain punya kecepatan, anggaran itu sampai Desember,” kata Benny, seperti dilansir dari Harianjogja.com.
Baca Juga: Kehabisan Modal, 10 Ribu PKL di DIY Tutup Selama PPKM Darurat
Benny mengatakan anggaran penanganan Covid-19 itu termasuk untuk masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sampai saat ini dari Rp242 miliar, yang baru digunakan untuk penananganan Covid-19 baru sekitar Rp33,5 miliar atau baru sekitar 13 persen yang digunakan.
Bappeda juga akan menggeser anggaran di setiap OPD agar fokus untuk penananganan Covid-19 karena penularan Covid-19 di DIY sampai saat ini masih cukup tinggi.
Jika anggaran penanganan Covid-19 masih kurang, kata Benny, maka masih ada dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp54 miliar. BTT bisa digunakan saat kondisi darurat seperti saat ini termasuk untuk pengadaan oksigen yang akhir-akhir ini pasokannya tersendat.
Saat ini dana BTT yang sudah digunakan baru sekitar Rp5,2 miliar sehingga masih tersedia sekitar Rp48 miliar.
Baca Juga: Penggunaan Dana Keistimewaan DIY Disorot, Aktivis JCW Singgung Pagar Alun-Alun Utara
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Semarakkan HUT DIY, Pameran Produk Unggulan Wirausaha Desa Preneur Digelar
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan