SuaraJogja.id - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan terus melakukan pemeriksaan acak kepada masyarakat yang masih keluar rumah di masa PPKM Darurat di samping juga penyekatan beberapa ruas jalan, yang masih dilakukan.
"Sebenarnya kita itu [razia] sudah lakukan random ya, memang random, waktu dan tempatnya confidential [rahasia]," kata Agus kepada awak media, Minggu (11/7/2021).
Agus menjelaskan pemeriksaan itu untuk memastikan bahwa masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah selama PPKM Darurat. Hanya masyarakat yang bekerja atau memiliki kepentingan di sektor esensial dan kritikal saja yang diperbolehkan.
"Kalau untuk aktivitas yang di luar esensial dan kritikal itu yang kemungkinan akan dilakukan penertiban. Jadi ini simultan ini berjalannya, lalu lintas kita lakukan, activity-nya juga kita kendalikan," ujarnya.
Disebutkan Agus, pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan kelengkapan persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Kemendagri atau Kemenhub. Terkhusus untuk pendatang dari luar daerah akan ditindaklanjuti juga dengan instruksi Gubernur maupun Wali Kota untuk putar balik.
Bukti seseorang telah melakukan atau menerima vaksinasi Covid-19 turut diperiksa oleh petugas. Tidak hanya secara manual tetapi masih dipastikan keasliannya menggunakan kode QR yang tercantum.
"Tadi malam ada 17 mobil yang kita putar balik. Ada yang plat daerah sini, plat R, AA, Jakarta ada satu tadi malam, tapi memang perjalanan katanya mau mampir ke kota Jogja. Karena tidak ada kepentingan yang kritikal dan esensial maka dengan segala hormat kami mohon untuk tidak masuk," ungkapnya.
Dari sisi lalu lintas Kota Yogyakarta sendiri, pihaknya juga terus melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan. Namun memanh tidak dipungkiri masihbada mobilitas masyarakat yang beraktivitas di wilayah Kota Jogja, termasuk dari sektor esensial dan kritikal.
"Sentral distrik-distriknya sudah terlokalisir tapi memang mobilitas masyarakat yang beraktivitas di kota di sektor esensial dan kritikal itu masih ada, contoh bank, telekomunikasi, kan sektor-sektor itu masih diperkenakan pelaksanaannya," tuturnya.
Baca Juga: Pemkot Jogja Siapkan Bangunan Sekolah untuk Selter Isolasi Pasien Covid-19
Agus menegaskan setidaknya sudah ada 10 ruas jalan di Kota Jogja yang dilakukan penyekatan selama 24 jam penuh. Ruas jalan itu tersebar di sejumlah wilayah termasuk juga ring satu di kawasan Tugu hingga Malioboro.
"Ada yang 24 jam dan hampir semua titik sudah kita lakukan 24 jam," imbuhnya.
Sejumlah titik penyekatan selama 24 jam di Kota Jogja itu di antaranya berada di simpang Wirobrajan dari arah masuk ke kota atau arah barat, lalu ada di Pingit dari arah utara, Jetis dari arah utara Monjali, serta Tugu.
Ada pula penyekatan di Gejayan dari arah timur, SGM dari arah timur, dan Rejowinangun. Ditambah dengan di daerah Mirota Kampus, Pojok Beteng Kulon, serta Taman Siswa.
"Jadi sudah 10 ruas jalan dari 14 jalan yang menjadi pintu masuk kota Jogja [dilakukan penyekatan]," terangnya.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan memang penyekatan di berbagai tempat di wilayahnya sudah cukup berdampak. Dalam artian kegiatan itu sudah bisa mengurangi mobilitas atau kepadatan masyarakat yang ada di Kota Jogja.
Berita Terkait
-
Pemkot Jogja Siapkan Bangunan Sekolah untuk Selter Isolasi Pasien Covid-19
-
Viral Foto Kondisi Tenda Darurat RSUP Dr Sardjito Banjir dan 4 Berita SuaraJogja
-
PPKM Darurat Kota Batam, Inilah 86 Lokasi Ruas Jalan yang Disekat
-
Lima Pintu Masuk Medan Disekat Saat PPKM Darurat
-
Cihuyyy! Jalan Raya Ditutup Akibat PPKM Darurat, Anak-anak di Solo Baru Asyik Main Bola
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi