"Terus dari satgas telpon BPBD Sleman tapi karena penuh juga kita dapat antrean nomor 5. Terus kita nunggu itu," ucapnya.
Setelah pihaknya menunggu cukup lama, tim pemulasaraan jenazah dari BPBD Sleman baru tiba di lokasi pukul 10.30 WIB. Untuk selanjutnya dilakukan pemulasaraan kepada jenazah dan langsung berangkat ke TPU Madurejo pukul 11.20 WIB untuk disemayamkan.
Surahmin menambahkan bahwa situasi Covid-19 di pedukuhannya memang cukup tinggi. Terbukti dari puluhan warga yang tercatat terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasarkan data dari bulan Juni lalu, tercatat sudah ada 80 orang dalam 17 RT dan 6 RW yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah keseluruhan itu sebanyak 26 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
"Termasuk ada enam yang meninggal. Kalau untuk yang meninggal saat isolasi di rumah cuma Bu KR ini, yang lain meninggal di rumah sakit," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lebih Dari Lima Orang, Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Cianjur Meninggal Dunia
-
Lagi, Pasien Isolasi Mandiri di Cianjur Meninggal Dunia di Rumah Kost
-
Daftar Apotek Penyedia Obat Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19
-
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Bobby Siapkan Hotel dan Apartemen untuk Tempat Isolasi
-
Viral Pemakaman Protokol Covid-19, Publik Menangis Lihat Peti Jenazah Seukuran Tubuh Bayi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin