SuaraJogja.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mencatat sudah ada sebanyak 179 lokasi penyembelihan hewan kurban yang mengajukan izin jelang perayaan Idul Adha. Dimungkinkan jumlah itu masih bertambah hingga penyelenggaraan Idul Adha mendatang.
"Saat ini sudah ada 179 lokasi yang daftar kepada kami. Kemudian jumlah hewan sudah tercatat hingga kemarin sore itu untuk sapi 750 ekor, kambing 2.320 ekor dan domba 1.769 ekor," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Suyana kepada awak media, Jumat (16/7/2021).
Suyana menjelaskan bahwa pendaftaran ratusan tempat penyembelihan hewan kurban itu memang perlu dilakukan. Aturan tersebut sudah tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota nomor 451/3419/SE/2021 tentang penyelenggaraan ibadah Idul Adha 1442 H/2021 dalam situasi pandemi Covid-19 di Kota Yogyakarta.
Tujuan pendaftaran itu sendiri agar masyarakat yang memutuskan untuk melakukan penyembelihan kurban secara mandiri atau di luar RPH bisa tetap diawasi.
Baca Juga: Selama PPKM Darurat, Pengguna KRL di Jogja-Solo Turun 61 Persen
"Jadi ada rangkaian dalam menyambut Idul Adha, ada surat pendaftaran. Nanti tanggal mendaftar dari majelis mana, panitia siapa, ketua siapa, penanggungjawab siapa, nomor kontak, jumlah hewan yang akan dikurban berapa dan lain sebagainnya. Agar nanti kita bisa melaksanakan pemantauan di hari H-nya," tuturnya.
Suyana menyatakan tidak hanya melakukan pengawasan saat pelaksaan penyembelihan kurban mendatang saja. Pengawasan terhadap pasar tiban hewan di Kota Yogyakarta juga telah dilakukan terhitung sejak 1 Juli mendatang.
Memang di masa pandemi Covid-19 ini tidak semua hewan lantas diperiksa langsung secara satu persatu. Namun dengan bantuan dokter hewan yang ada pemeriksaan secara visual pun sudah dinyatakan cukup.
Bukan hanya menyoal kesehatan setiap hewan yang ada, petugas juga akan memeriksa persyaratan hewan-hewan yang akan dijual tersebut. Salah satu yang dipersyaratkan adalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
"Jadi lalu lintas hewan itu aturannya seperti itu tidak hanya sekadar lalu lintas di masa PPKM ini mengatur orang saja. Hewan pun setiap saat bergeser ke antar wilayah harus membawa surat kesehatan hewan. Itu tidak hanya masa Idul kurban saja tapi hari-hari biasa harus," terangnya.
Baca Juga: Lima Pasar di Kota Jogja Ditutup Selama PPKM Darurat, Pedagang Dapat Keringanan Retribusi
Disebutkan Suyana, hingga saat ini sudah ada 46 titik pengawasan penjualan hewan kurban di 14 Kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bang Doel Sapa Warga! Begini Suasana Meriah Open House Rano Karno di Jakarta
-
Lebaran Pertama Jadi Wagub Jakarta, Rano Karno Gelar Open House di Rumah 'Si Doel'
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Terbaru! Daftar Harga Tiket Bus Jakarta-Jogja Lebaran 2025 Mulai Rp180 Ribuan
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir