SuaraJogja.id - Nasib memprihatinkan dialami oleh keluarga Suminem (43), warga Pedukuhan Sempon Wetan, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, karena nyaris telantar usai diminta isolasi di tempat berbeda.
Saat ini, Suminem menjalani isolasi di Rumah Sakit Nur Rohmah, Kapanewon Playen, yang jaraknya lumayan jauh dari rumahnya karena dinyatakan positif Covid-19. Ditemani oleh suaminya, sudah 10 hari ini ia menjalani isolasi di rumah sakit yang berada di jalan Wonosari-Jogja ini.
Selama 10 hari ini pula, suami Suminem cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, dalam 10 hari ini suaminya hanya mendapat makanan jatah rumah sakit yang sengaja disisihkan oleh istrinya. Sebab, selama 10 hari ini, sama sekali belum ada sanak keluarga atau pemerintah kalurahan yang menyambanginya maupun mengirim permakanan.
Baru di hari ke-10 kali ini, keluarga ini dapat menikmati makanan dari luar usai jajaran Polsek Playen menyambangi mereka dan memberikan bantuan permakanan. Polsek Playen sengaja mendatangi pasangan suami-istri ini meskipun bukan warga mereka.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi, usai memberikan bantuan permakanan, menceritakan alasan pasangan ini 'telantar' di rumah sakit. Saat ini, anak dari pasangan ini juga menjalani isolasi mandiri di rumah mereka, sehingga sang anak juga tidak bisa keluar rumah meski hanya mengirimkan makanan ke orang tuanya, yang sama-sama menjalani isolasi.
"Karena positif corona, mungkin para tetangga atau kerabat enggak berani menjenguk. Pemerintah Kalurahan mungkin juga mendapat laporan," ujar dia, Minggu (18/7/2021).
Meski sehat dan dinyatakan negatif Covid-19, tetapi suami Suminem tetap tidak diperkenankan ke luar ruangan. Segala kebutuhannya harus disuplai dari luar rumah sakit, termasuk makanan untuknya.
Namun, karena anak satu-satunya juga menjalani isolasi mandiri dan tetangga mereka juga tidak berani mendekat, maka selama 10 hari ini belum ada 'Ngaruhke' keadaan mereka. Polsek Playen, yang mendapat laporan, langsung bertindak memberikan bantuan permakanan meskipun pasangan ini bukan warga Playen.
"Saya juga koordinasi dengan Polsek Semanu kondisi tersebut," paparnya.
Baca Juga: Ditolak Rumah Sakit, Data LaporCovid-19: 675 Warga Meninggal Dunia Saat Isoman
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Ditolak Rumah Sakit, Data LaporCovid-19: 675 Warga Meninggal Dunia Saat Isoman
-
Banyak Pasien Covid-19 Meninggal saat Isoman, IDI Sarankan Lakukan Rontgen
-
Top 5 SuaraJogja: Pemilik Hajatan Positif Covid-19, Tamu Mendadak Bubar
-
Ahli Sebut Lonjakan Covid-19 di Sumbar Dipicu Rendahnya Penerapan Prokes
-
Ini Syarat Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Tak Perlu Hasil PCR Negatif
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta
-
MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah
-
Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust
-
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya