SuaraJogja.id - Pengalaman spiritual membawa Barry Likumahuwa dan istrinya akhirnya menemukan Tuhan. Keduanya mengaku sempat menantang Tuhan sebelum akhirnya bertaubat.
Kisah spiritual Barry Likumahuwa dan istri tersebut terungkap saat ngobrol bareng di YouTube channel Daniel Mananta bertajuk Daniel Tetangga Kamu.
Dalam obrolan tersebut, Barry yang dikenal sebagai salah satu bassist terbaik Indonesia mengungkapkan perjalanan spiritualnya hingga akhirnya menemukan Tuhan.
Ia mengaku kejadian yang membuatnya kemudian berubah yakni ketika memberikan pelayanan gereja di Malang. Dalam rangkaian ibadah yang dilaksanakan di sana, ia merasakan mendapat bisikan Tuhan.
"Jadi dulu pas pelayanan di Malang, saya seperti merasakanNYA, saya disuruh turun doain seorang anak waktu itu seusai bermain bass. Saya disuruh turun doain anak-anak disitu. Tapi anaknya jatuh berulang kali ketika saya doakan. Itu pengalaman yang aneh banget," ungkapnya, Kamis (22/7/2021).
Sesaat setelah merasakan pengalaman tak biasa itu, Barry kemudian naik ke panggung dan tetiba berusaha menantang Tuhan agar menampakkan wujudnya.
"Lalu naik ke panggung kaya Tuhan ngomong ke saya ada api di tangan kamu. Saya bingung beneran asli kaya ada bola api ditanganku lalu suruh lempar ke sana. Di belakang sana itu ada anak yang jatuh. Wah ini Tuhan ga lucu. Saya nangis, trus nantangi tuhan, Tuhan saya ingin melihat kamu face to face," katanya.
"Tiba-tiba saya sepertidisuruh lihat ke dinding di ujung belakang ada cahaya fokus ke situ, ada bayangan saya ngangkat tangan. Lalu ada suara tuhan bilang kamu mau melihat saya, saya disini setiap saat. Hari itu juga di panggung saya akhirnya tersadar dan bertaubat. Kejadian itu terjadi 2015," tambahnya.
Hal serupa nyatanya juga pernah dialami sang istri yakni Adinda Shalahita Likumahuwa. Ia mengaku sebelum bertaubat sempat menantang Tuhan.
Baca Juga: Daniel Mananta Akui Sering Gagal Sabar Sebagai Suami Viola Maria
"Dan itu ngga cuma sekali tapi tiga kali nantangin Tuhan," ungkapnya.
Dinda mengungkapkan momen pertama terjadi kala mengikuti pelayanan bersama Barry. Ia menantang Tuhan untuk mengabulkan permintaannya bisa mendengar lagu kesukaan yakni lagu rohani Give Thanks.
"Saat itu suka dengan lagu rohani give thanks. Mau dong lagu give thanks dalam hati, eh ngga nyampe semenit ada yang nyanyi itu tiba-tiba saya nangis. Ibu Barry sempat mengira saya bertengkar dengan Barry," katanya.
Masih berpikir hal itu sebagai kebetulan, Dinda kemudian berlanjut menantang Tuhan. Dua kali ia menantang Tuhan untuk menyelesaikan masalah, dua kali pula masalah itu diberi solusi.
"Saya nantangin Tuhan nyelesaiin masalah saya di kantor. Tuhan mau lagi dong kasih saya bukti, kalau pendeta ini mampu selesaiin masalah saya, saya percaya Kamu. Dan ternyata terselesaikan. Eh lewat setelah itu ada masalah baru lagi, saya nantangin lagi. Teryata permasalahan saya dijawab lagi sama Tuhan. Kejadian ini dua tiga tahun sebelum kenal Barry," jelasnya.
Semenjak mengalami kejadian-kejadian tersebut, Dinda pun mulai menyadari tentang keberadaan Tuhan. Hingga akhirnya bersama Barry menjalani pertaubatan.
"Saya hanya tahu Tuhan saat itu. Tapi di kemudian hari berjalannya waktu saya makin mengenal identitas beliau," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi