SuaraJogja.id - Bocah bernama Anung Duta Kusuma (9) viral usai kisahnya diunggah pria bernama Rengga Putra di akun Instagramnya dan dimuat kembali ke grup Facebook Info Cegatan Jogja. Saat bertemu, bocah yang disapa Anung tersebut sedang mencari botol-botol bekas di toko modern di sekitar Bakulan, Jalan Parangtritis, Kabupaten Bantul.
Dalam video itu ia menuliskan Anung tinggal di daerah Kapanewon Kretek, Bantul. Kesehariannya mencari kardus bekas serta botol untuk dikumpulkan kemudian dijual. Hasil penjualannya dipakai untuk membantu membiayai pengobatan ibunya yang sedang sakit.
Video itu akhirnya mendapat atensi yang luar biasa dari warganet (netizen) yang mengundang simpati. Dalam waktu tiga hari, unggahan itu disukai kurang lebih enam ribu orang dan lebih dari 1.500 komentar.
SuaraJogja.id berupaya menelusuri kebenaran video itu dengan menghubungi si pengunggah video. Singkat cerita, kami bertemu untuk mencari keberadaan bocah itu yang diketahui tinggal di sempadan Pantai Pelangi, Desa Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul.
Diketahui jika keluarga Anung ternyata tidak punya tempat tinggal tetap. Mereka hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Anung adalah anak bungsu dari lima bersaudara.
"Saya anak paling terakhir dari lima bersaudara tapi dua orang kakak saya ada yang sudah meninggal," ujar Anung saat berbincang dengan SuaraJogja.id pada Kamis (22/7/2021).
Anung mengatakan, saat ini ia duduk di kelas 4 SD. Ia mengaku mencari botol dan kardus bekas untuk membantu ibunya yang sedang sakit.
"Sudah lebih dari 10 hari ibu saya sakit makanya mau ingin membantu supaya cepat sembuh," ujarnya.
Ia menyebut, ibunya sehari-hari bekerja mencari barang rongsok untuk dijual. Selain itu, ibunya juga punya warung kecil yang menjual makanan dan minuman. Namun, adanya pandemi Covid-19 dan ditutupnya tempat wisata selama pelaksanaan PPKM level 4 memaksanya tutup.
Baca Juga: Bantul Terapkan PPKM Level 4, Begini Aturan Lengkapnya
"Jadi enggak ada penghasilan lagi, ya sudah bantu ibu cari rongsokan," katanya.
Dalam rumah sederhana itu, dihuni enam orang yaitu ibunya, kakak perempuan, kakak laki, dirinya, suami kakak perempuannya, dan satu bayi perempuan.
Sementara itu, Rengga menuturkan bahwa saat merekam pembicaraan dengan Anung dilakukan secara diam-diam.
"Jadi memang tanpa sepengetahuan anaknya pas aku rekam," katanya.
Melihat kondisi ekonomi keluarga Anung yang kekurangan, ia berinisiatif untuk membantunya. Caranya dengan membuka donasi untuk membantu perekonomian Anung.
Kendati demikian, rencananya bentuk bantuan yang akan diberikan tidak berupa uang. Namun, barang-barang yang dianggap dibutuhkan keluarga Anung.
Berita Terkait
-
Viral Istri Gerebek Suami dan Terduga Selingkuhan di Rumah dan 5 Berita Viral Lainnya
-
Terdampak PPKM Darurat, Teknisi HP di Medan Malah Jadi Sasaran Pungli
-
Aksi Pengendara Moge Saat Melintas di Gang Tuai Pujian, Ini Dia Alasannya
-
Wanita Ini Beli Tempe di Korea Selatan, Publik Kaget Pas Lihat Harganya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun, Perkuat Dukungan pada Program Perumahan Nasional
-
Okupansi Hotel Tak Maksimal saat Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Jogja Ungkap Penyebabnya
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Fuso Berkah Ramadan, Sun Star Motor Sleman Beri Diskon Servis hingga 20 Persen
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk