SuaraJogja.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam 24 jam terakhir melonjak 746 orang, sehingga total kasus positif per Kamis (22/7/2021) menjadi 35.511 orang.
Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bantul dalam keterangan resmi, menyebut tambahan kasus baru itu berasal dari Kecamatan Imogiri 94 orang, Bantul 91 orang, Jetis 85 orang, Banguntapan 75 orang, Sewon 71 orang, Kasihan 66 orang, dan Srandakan 52 orang, serta Bambanglipuro 46 orang.
Selanjutnya dari Kecamatan Pandak 34 orang, Sanden 33 orang, Kretek 29 orang, kemudian Pleret 24 orang, dan Pajangan 20 orang, serta 17 orang, sisanya dari Dlingo empat orang, Piyungan tiga orang, dan Pundong dua orang.
Meski demikian dalam periode tersebut terdapat pasien pulih dari Covid-19 sebanyak 448 orang, sehingga total angka kesembuhan di Bantul secara akumulatif berjumlah 22.975 orang.
Sedangkan kasus konfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia pada hari ini tercatat 14 orang, sehingga total kasus kematian di Bantul menjadi 827 orang.
Dengan perkembangan kasus harian tersebut maka jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien domisili Bantul yang masih menjalani karantina maupun isolasi mandiri per hari Kamis (22/7) sebanyak 11.709 orang.
Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Bantul Joko Purnomo mengatakan, terkait zonasi resiko kasus Covid-19, sesuai hasil perhitungan bobot indikator kesehatan masyarakat dan berdasarkan data kasus dari 6 sampai 19 Juli 2021, Bantul berada pada Zona Resiko Tinggi atau Zona Merah.
"Hasil perhitungan ini dapat dijadikan sebagai dasar bagi seluruh pihak dalam melaksanakan berbagai macam aktivitas atau kegiatan untuk jangka waktu 14 hari yaitu dari tanggal 20 Juli sampai 2 Agustus 2021," kata Joko dalam siaran persnya, Kamis sore.
Oleh karena itu, Satgas mengajak masyarakat bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan menerapkan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas. (Antara)
Baca Juga: Sultan HB X: Puluhan Orang di Yogyakarta Terpapar Varian Delta
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Siswa Bantul Bawa Pulang Emas dari Kejuaraan Taekwondo Internasional di Korea Selatan