SuaraJogja.id - Salah seorang dokter di Bantul bernama Zohal Budi Santoso (50) yang terkonfirmasi Positif Covid-19 meninggal dunia.
Dokter yang diketahui bertugas di Puskesmas Banguntapan 2 tersebut meninggap ada Jumat (23/7/2021). lalu di RS Panti Rapih, pukul 23.00 WIB.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja mengungkapkan, sebelum menjalani perawatan di RS Panti Rapih, Zohal sempat dirawat di RS. Elisatbeth Ganjuran. Karena mengalami perburukan, Zohal akhirnya dirujuk ke RS Panti Rapih untuk mendapatkan perawatan. Namun, dalam perkembangannya, Zohal meninggal dunia. Zohal meninggalkan seorang istri dan belum dikarunia putra.
"Kami merasa kehilangan atas berpulangnya beliau," kata Agus, Sabtu (24/7/2021) seperti dikutip dari harianjogja.com.
Menurut Agus, dalam tiga hari terakhir pihaknya harus kehilangan dua nakes. Hal ini menjadi duka yang mendalam bagi Dinkes Bantul.
Lebih lanjut Agus mengingatkan, jika saat ini penularan Covid-19 masih masif dan ganas. Apalagi di DIY telah ada varian delta yang penyebarannya lebih ganas.
"Untuk itu kami minta masyarakat untuk taat dengan 5M. Jika perlu pakai masker dobel, karena saat ini kasus dan penularan Covid-19 tinggi," ucap Agus.
Berita Terkait
-
Ciri-Ciri Covid Tanpa Gejala, Waspadai 9 Tanda Ini
-
Penerapan Caring dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Mental Selama Covid-19
-
Kematian Covid-19 di Jember Capai 57 Kasus Sehari, Rekor Harian Tertinggi di Jatim
-
BOR RS di Jakarta Turun Jadi 77 Persen, Wagub DKI: Mudah-mudahan Pertanda Baik
-
Anggaran Rp140 M Disetujui DPRD, Pemda DIY Diminta Segera Siapkan RS Lapangan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat