SuaraJogja.id - Gara-gara wanita yang disukainya selingkuh dengan lelaki lain, seorang pemuda bertato melakukan penganiayaan terhadap lelaki yang sering didatangi wanita tersebut. Kini pemuda bertato tersebut harus meringkuk di ruang tahanan Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengungkapkan, pelaku yang diamankan adalah Tr alias Trimbil (28) pemuda asal Dusun Surulanang Rt 050 Rw 008, kalurahan Karangduwet Kapanewon Paliyan. Sementara korban adalah Idham Marwanto (20) warga Dusun Srikoyo, Rt 05, Rw.08 Kalurahan Bleberan Kapanewon Playen.
"Antara korban dan pelaku sebelumnya tidak saling kenal,"ujar dia, Jumat (30/7/2021).
Aksi penganiayaan tersebut bermula ketika seorang wanita sering bermain ke rumah korban di Dusun Srikoyo. Perempuan tersebut tidak ada hubungan dengan Idham, keduanya hanya berteman biasa. Namun perempuan tersebut ternyata disukai oleh pelaku.
Selaku beberapakali membutuntuti wanita tersebut ketika bermain ke rumah korban. Pelaku yang merasa cemburu sering menantang korban untuk duel satu lawan satu namun tantangan tersebut tak pernah dipindahkan oleh korban.
Lalu pada hari Selasa (27/7/2021) lalu, saat korban melintas di Jalan Playen-Banyusuco, pelaku menghadangnga di pertigaan Srikoyo, Kalurahan Bleberan. Pelaku kembali menantang korban sembari menenteng senjata tajam. Korban pun kembali tidak meladeni tantangan dari pelaku.
"pelaku yang emosi langsung memukuli korban,"paparnya.
Korban pun tersungkur dihajar pelaku dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan usai melakukan penganiayaan pelaku langsung melarikan diri.
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke Mapolsek Playen. Usai mendapat laporan, jajarannya langsung melakukan menyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan mendapat keterangan dari korban dan saksi terkait dengan ciri-ciri pelaku.
Baca Juga: Dihantam Gelombang Tinggi, Sejumlah Warung Di Pantai Selatan Gunungkidul Rusak
Pada hari Rabu tanggal 28 Juli 2021, unit Reskrim mendapat informasi pelaku berada di wilayah Bantul. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan mencari keberadaan pelaku dan didapati sudah tidak ada di tempat.
Pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2021 pukul 13.00 WIB, unit Reskrim polsek playen melaksanakan penyelidikan dirumah pelaku, di wilayah paliyan namun pelaku tidak ada di rumahnya. Pada pukul 14.00 WIB, polisi kembali mendapat informasi jika tersangka berada di wilayah Playen.
"Pelaku berhasil kami amankan di Playen II, kalurahan Playen,"tambahnya.
Pihaknya lantas mengintrogasi pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Playen untuk proses lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti 1 (satu) buah sabit bergagang kayu yang digunakan untuk menganiaya korban.
Pelaku ternyata adalah seorang residivis kasus lain. Pelaku melakukan aksinya karena cemburu karena wanita yang disukainya sering main ke rumah korban. Korban sendiri mengalami sakit diwajah akibat penganiayaan berhalangan beraktivitas sehari-hari dan dilakukan perawatan opname di RS Nuromah
"Sabit yang dibawa pelaku digunakan untuk mengancam,"tambahnya.(julianto)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah