SuaraJogja.id - Gitaris Gigi, Dewa Budjana mengungkapkan pengalamannya saat launching album Ramadhan. Saat momen itu ia dikira pindah agama.
Lewat obrolan bersama di channelnya Daniel Tetangga Kamu, Daniel Mananta membuka obrolan mengenai julukan tokoh toleransi yang disematkan kepada Dewa Budjana.
Dalam kesempatan tersebut, gitaris yang belakangan berkesempatan kolaborasi dengan musisi dunia itu mengungkapkan toleransi merupakan kultur yang biasa dilihatnya semenjak kecil.
"Keluarga saya bisa dibilang cukup beragam ada yang Islam dan Kristen. Bahkan saat saya dulu SMA pindah di Jakarta sudah biasa hidup berdampingan dengan segala macem latar belakang. Di kos saya itu bahkan keluarga pemiliknya kejawen, dan intinya saat itu tidak ada yang berusaha saling memengaruhi," ungkapnya.
Disinggung mengenai keterlibatan dalam album Ramadhan Gigi, Budjana mengungkapkan awalnya label dan rekan-rekan di band sempat segan untuk memintanya ikut terlibat. Tapi belakangan mereka kaget karena dirinya punya antusias yang sama untuk mengerjakan album tersebut.
"Waktu 2004 mereka sempet segan waktu mau tanya ke saya soal rencana bikin album religi. Tapi begitu dikasih tau mereka malah kaget karena saya antusias dan bahkan saya sudah lebih dulu tahu mengenai lagu-lagu Ramadhan dulu," ungkapnya.
Budjana lebih lanjut menyebut bahwa album Ramadhan Gigi itu merupakan album terbaik baginya selain beberapa album Gigi lainnya di luar yang religi.
"Menurut gua album Ramadhan Gigi Raihlah Kemenangan merupakan yang terbaik menurut gua di luar album yang ada Janji ada 11 Januari. Itu menjadi salah satu warna bagi Gigi album religi yang agak rock sangat kuat. Dan karena album itu Gigi jadi bisa tour kemana-mana," lanjutnya.
Lebih lanjut, Budjana mengungkapkan pengalamannya saat launching album Ramadhan tersebut. Di hadapan para wartawan ia pernah ditanya soal pindah agama lantaran turut membawakan lagu-lagu bertema Islami.
Baca Juga: 6 Momen Mesra Sandra Dewi dan Suami, Daniel Mananta Jadi Mak Comblang!
"Awal banget album Ramadhan launching di Hard Rock Cafe itu pertanyaan wartawan seperti itu, pertanyaannya mas Budjana pindah agama? kita jawab wah mas masa pertanyaannya gitu, sampeyan kan wartawan. Waktu itu belum seperti sekarang situasi yang agak lebih keras sih sekarang," ucapnya.
Ia mengungkapkan pertanyaan soal pindah agama itu terjadi hanya di album religi pertama saja. Setelahnya nyaris biasa saja dan tidak ada masalah.
"Itu cuma album pertama, kalau misalnya dianggap pindah agama ya ngga apa-apa cuma dianggep aja kok, ngga mikir gitu," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan