SuaraJogja.id - Percepatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat terus dilakukan. Terbaru ada vaksinasi Covid-19 secara massal yang digelar di The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta, pada Rabu (18/8/2021).
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X menyatakan sangat mendukung program vaksinasi yang dilakukan oleh sejumlah pihak. Terlebih untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 baik di tingkat daerah maupun secara nasional.
“Pemerintah tidak bisa sendiri, harus bersama-sama dalam gerakan vaksinasi. Kami mengajak masyarakat untuk segera vaksin. Kalau ada kesempatan dan informasi silakan mendatangi. Apapun jenis vaksinnya,” kata Paku Alam X.
Dalam kesempatan ini, Paku Alam X juga mengapresiasi para tenaga kesehatan (nakes) dan semua pihak yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan dengan lancar.
Ia berpesan pada para nakes untuk terus menjaga kesehatan khususnya ketika melakukan tugasnya. Terlebih kepada para vaksinator yang juga menjadi bagian penting upaya percepatan vaksinasi ini.
“Nakes supaya tetap jaga kesehatan karena masih terus melakukan vaksinasi. Perannya sangat penting,” ujarnya.
General Manager The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta, Merlin P Manulang mengatakan kegiatan vaksinasi massal itu akan diselenggarakan selama tiga hari yakni mulai 18-20 Agustus 2021. Pihaknya menargetkan setidaknya ada 1.000 dosis vaksin Covid-19 dapat disalurkan kepada masyarakat setiap harinya.
"Alasan kami mengadakan kolaborasi untuk percepatan pelaksanaan penyuntikan vaksinasi sangatlah sederhana. Kami terpanggil untuk menyegerakan Herd Immunity di Yogyakarta, yang nantinya akan mengarah ke pemulihan ekonomi di segala sektor khususnya sektor Pariwisata," ujar Merlin.
Vaksinasi masaal yang menggunakan vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini sendiri ditujukan untuk masyarakat umum. Mulai dari pelajar 12-17 tahun, pekerja publik, dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Syarat dan Lokasi Vaksin Moderna di Jakarta, Khusus yang Belum Pernah Vaksinasi
Dalam kegiatan juga diselenggarakan atas kerja sama dari berbagai pihak. Di antaranya Grup Sambatan Jogja (Sonjo), Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) DIY, Regoll 400.400, Kodim 0732/Sleman dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman, Letkol Inf Arief Wicaksana menyebut telah menyiapkan dukungan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini. Termasuk dengan membantu dari sisi vaksinator atau tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas.
“Jadi untuk DIY ini, kami dibantu 120 siswa pendidikan pertama perwira prajurit karier (dikmapa PK). Mereka memang diminta untuk menambah personil kesehatan di DIY membantu proses percepatan vaksinasi," kata Arief.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi bantuan dari berbagai pihak dalam penyelenggaraan vaksinasi bagi masyarakat. Sekaligus juga membantu percepatan capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sleman.
Dalam kesempatan ini Kustini juga mengajak kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi untuk bisa segera mencari vaksin di tempat-tempat terdekat yang menyediakan.
"Apabila belum vaksin, secepatnya lah untuk vaksin. Supaya nanti semua sendi-sendi perekonomian, budaya, maupun pariwisata nanti bisa bangkit lagi kalau semua masyarakat sudah divaksin," ujar Kustini.
Berita Terkait
-
Namanya Trending, Sosok Novia Bachmid Ternyata Masih Saudara Pemain PSS Sleman
-
406 Warga Binaan 2 Lapas di Sleman Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI
-
Meriahkan HUT ke-76 RI, Kelompok Pemuda di Sleman Pasang Naga 100 Meter di Gang Kampung
-
Dugaan Pelecehan Terjadi di Sleman, Pria Tua Nekat Cium Perempuan Muda di Pinggir Jalan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat