SuaraJogja.id - Pemda DIY akan menerapkan kebijakan baru bagi pengunjung mall, warung makan dan angkringan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemda rencananya akan memberikan kelonggaran pada aktivitas di tempat-tempat tersebut kedepannya. Namun setiap pengunjung wajib melakukan scan di aplikasi pedulilindungi.id untuk bisa masuk
"Kita rapat dengan menkominfo hari ini, kita bicarakan khusus pelonggaran di mall, warung makan, angkringan, restoran. Sekarang seluruh aktivitas yang datang ke mall, warung, angkringan wajib menggunakan pedulilindungi," ungkap Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (23/08/2021).
Di aplikasi tersebut, menurut Aji, terdapat database warga. Tidak hanya data vaksinasi namun juga tes PCR yang pernah dilakukan.
Pemda akan melakukan sosialisasi kepada asosiasi mall, restoran dan paguyuban warung makan serta angkringan dalam penerapan kebijakan scan pedulilindungi.id tersebut. Sehingga ada kesiapan dari mereka untik menerapkan kebijakan itu kedepannya.
Diantaranya penyiapan fasilitas alat scan pedulilindungi.id. Sosialisasi memerlukan waktu, terutama di angkringan-angkringan dan warung makan yang jumlahnya cukup banyak di DIY.
Dalam proses scan tersebut ada kriteria tiga pengunjung. Yang pertama pengunjung yang sudah memenuhi syarat dengan kode hijau karena sudah melakukan dua kali vaksinasi. Pengunjung ini diperbolehkan masuk ke warung, mall dan lainnya.
Yang kedua pengunjung dengan kode kuning. Misalnya pengunjung belum melakukan vaksin untuk perjalanan atau baru sekali melakukan vaksinasi.
Sedangkan yang ketiga pengujung dengan kode merah. Pengunjung ini dilarang masuk mall, warung makan dan tidak boleh ke bandara karena sama sekali belum vaksinasi atau hasil PCR-nya menunjukkan positif COVID-19.
"Kita sosialisasi dulu dengan asosiasi, pedagang baru nanti kita laksanakan," ujarnya.
Baca Juga: 3.000 Santri di DIY Mendapat Vaksin Covid-19 dari Program Kita Jaga Kyai Baznas
Meski dipastikan penggunaan aplikasi tersebut, Pemda masih menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk bisa membuka mall. Sebab hingga saat ini pemerintah belum mengijinkan pembukaan mall di DIY yang masuk PPKM Level 4.
"Belum sampai saat ini mall boleh dibuka oleh pemerintah pusat. Baru yang ujicoba di kota-kota lain. DIY belum [dibuka]. Kalau [pedulilindungi] dipakai sekarang sudah bisa, tapi kan mall belum buka, warung juga belum sosialisasi karena harus menyiapkan alat," paparnya.
Sementara terkait pembukaan kawasan wisata, DIY belum mendapatkan kepastian dari pemerintah pusat. Namun diharapkan kedepan sesuai dengan tren kasus COVID-19 di DIY yang semakin melandai saat ini.
"Kalau wisata belum [buka] ya karena belum ada instruksi dari pusat," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
-
PPKM Disetop Hari Ini? Ini Kisi-kisi dan Arahan Presiden Jokowi
-
Tekad Makin Bulat, Selesai PPKM Zaskia Adya Mecca Mantap Ingin Tinggal di Jogja
-
Minta PPKM Diperpanjang Hingga 2022, Epidemiolog: Kita Harus Lakukan Pembatasan Sosial
-
Daftar Film Seru Netflix Pekan Ini, 23-29 Agustus, Hiburan Jika PPKM diperpanjang
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Catat 501 Juta Transaksi BRILink Agen Hingga Juni 2026
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga