SuaraJogja.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali dipercaya oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI setelah melalui seleksi beauty contest yang fair, obyektif dan transparan dalam penyediaan layanan keuangan dan perbankan. Layanan tersebut antara lain pembayaran gaji pegawai, pembayaran tunjangan kinerja pegawai, pembayaran uang makan pegawai dan transaksi perbankan lainnya.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan antara Direktur Hubungan Kelembagaan & BUMN BRI, Agus Noorsanto dengan Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah yang disaksikan oleh Kepala BKN, Bima Haria Wibisana pada Senin (30/8/2021) di Jakarta. Nantinya tidak hanya kepada seluruh pegawai di lingkungan BKN, melainkan BRI juga memberikan fasilitas untuk rekanan dan mitra BKN berupa fasilitas Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Bank Garansi.
“Kolaborasi kerjasama antara BRI dengan BKM sudah dilakukan sejak lama. Adanya kerja sama ini semakin mempererat jalinan tersebut. Dengan dukungan jaringan BRI yang luas di seluruh tanah air, kami siap memberikan layanan terbaik untuk para mitra nasabah utama termasuk BKM RI,” jelas Agus.
Sementara itu, bagi BKN, kerjasama ini diharapkan akan memberikan kemudahan dalam memanfaatkan sistem layanan jasa perbankan yang cepat, tepat, akurat, nyaman, dan modern. Sebagai lembaga pemerintahan Non Kementerian yang bertugas dibidang manajemen kepegawaian negara termasuk menyelenggarakan tata usaha kepegawaian dan pensiun BKN membutuhkan mitra strategis yang layanan keuangannya mencakup seluruh Indonesia.
Adapun secara spesifik layanan yang disediakan oleh BRI antara lain pembayaran gaji, uang makan dan tunjangan kinerja pegawai (tunkin) untuk seluruh pegawai BKN seluruh Indonesia termasuk kantor regional di daerah, fasilitas pembiayaan BRIGUNA kepada pegawai BKN, kartu pegawai multi fungsi (combo card), kartu kredit pegawai (business card); kartu kredit pemerintah (corporate card), fasilitas Kredit Pepemilikan Rumah (KPR)/home ownership program (HOP). Selain itu BRI juga menyediakan Cash Management System (CMS BRI), Program Kewirausahaan dan Pra – Pensiun (KIOS Warga), Penempatan Unit Kerja BRI (Kantor Kas) di BKN, Kerjasama teknologi informasi dalam rangka integrasi data dan fasilitas reporting pengendalian ASN, Fasilitas Kredit Modal Kerja dan/atau Bank Garansi kepada Supplier/Vendor/Mitra BKN.
“Dengan adanya kerja sama ini kami optimistis dapat memberikan added value untuk masing-masing pihak. Ditengah pandemi yang cukup menantang, kolaborasi antara BRI dengan Kementerian dan atau Lembaga harus terus diajaga dan ditingkatkan,” pungkas Agus.
Berita Terkait
-
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Renovasi Sejumlah Sekolah di Wilayah 3T
-
BRI Renovasi Sekolah di Jayapura untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
-
Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah 3T, BRI Renovasi Sekolah di Jayapura
-
Liga 1 2021-2022 Resmi Dibuka
-
BRI Liga 1 Resmi Dimulai dengan Penerapan Protokol Kesehatan yang Ketat
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi