SuaraJogja.id - PT Jasa Raharja Cabang DIY bekerja sama dengan Biddokes Polda DIY menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua di halaman Biddokes Polda DIY, Sabtu (4/9/2021).
Program Vaksinasi JRku, yang diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat DIY ini, bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 sekaligus upaya mempercepat terbentuknya herd immunity.
"Sebelumnya, pada 7 Agustus 2021 lalu Jasa Raharja memberikan vaksinasi dosis pertama kepada 551 peserta di tempat yang sama. Kegiatan pada hari ini (Sabtu kemarin) juga dilakukan dengan protokol kesehatan ketat," ujar Kepala Jasa Raharja Cabang DI Yogyakarta Agus Doto Pitono.
Program Vaksinasi JRku ini, lanjut Agus, diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan vaksinasi digelar di seluruh wilayah termasuk di DIY. Kegiatan yang digelar di DIY menyasar sebanyak 551 peserta dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.
"Vaksinasi ini digelar untuk membantu program pemerintah dan mendukung percepatan serangkaian kegiatan dalam meningkatkan herd immunity," kata Agus.
Dijelaskan Agus, kegiatan vaksinasi tersebut sangat penting untuk menekan meningkatnya pemaparan Covid-19.
"Vaksinasi ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan vaksin. Di luar itu memang protokol kesehatan tetap menjadi perhatian kami semua," katanya.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara, kata Agus, PT Jasa Raharja ikut menyelenggarakan Program Perlindungan Dasar Kecelakan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan senantiasa. Jasa Raharja juga berperan aktif dalam program kerja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senantiasa terus berperan aktif dalam kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa terkecuali di era pandemi saat ini," kata Agus.
Baca Juga: Wamenkes Ungkap Syarat Indonesia Bisa Capai Herd Immunity, Apa itu?
Kabiddokkes Polda DIY Kombes Pol Is Sarifin mengingatkan pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir. Untuk mencegah penyebaran virus ini, salah satu upayanya dengan kegiatan vaksinasi Covid-19. Ia mengapresiasi Jasa Raharja yang turut serta melakukan salah satu tugas.
Selain sebagai Badan Usaha Milik Negara penyelenggara Program Perlindungan Dasar Kecelakan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan, Jasa Raharja juga berperan aktif melalui program kerja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan mempercepat kegiatan vaksinasi, kita sama-sama melawan penyebaran Covid-19 ini," katanya. (Abdul Hamid Razak)
Berita Terkait
-
Wamenkes Ungkap Syarat Indonesia Bisa Capai Herd Immunity, Apa itu?
-
Herd Immunity Jadi Jurus Pulihkan Sektor Pariwisata Provinsi Bali
-
Pakar UGM: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua Rendah, Masyarakat Belum Perlu Vaksin Booster
-
Lika-Liku Perjalanan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
-
Punya 1,4 Miliar Penduduk, China Kesulitan Penuhi Target Vaksinasi COVID-19
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat