SuaraJogja.id - Twitter diramaikan #Mnetapologize gara-gara dugaan remix suara azan di acara Street Woman Fighter. Karena kontroversi tersebut, stasiun TV Korea Selatan Mnet meminta maaf.
Hebohnya musik yang diduga remix suara azan ini bermula dari sebuah unggah di media sosial. Salah satunya dari akun Twitter @sprinkleuwu pada Selasa (7/9/2021).
Ia mengunggah video TikTok yang memuat dua potongan video. Satu cuplikan video menunjukkan pria yang tengah mengumandangkan azan, sedangkan yang lain adalah opening program Street woman Fighter di Mnet, dengan musik latar mirip remix suara azan.
Video berdurasi 27 detik tersebut seketika viral. Hingga Kamis (9/9/2021), sudah ada lebih dari 5.000 retweets dan 16 ribu penyuka di Twitter.
Warganet murka dan mendesak Mnet untuk meminta maaf gara-gara suara azan di-remix dan dijadikan musik dalam program survival Street Woman Fighter.
"#MnetApologize
@MnetKR is being disrespectul & insensitive towards Islam & Muslim community around the world by misusing the muslim call for prayer (adhan/azan) in their intro for their reality show.
Mnet must apologize publicly and retract the video," cuit @sprinkleuwu.
[Mnet tidak menghormati & tidak peka terhadap Islam & umat Muslim di seluruh dunia dengan menyalahgunakan azan di intro untuk acara realitas mereka.
Mnet harus meminta maaf di depan publik dan menghapus video tersebut.]
Pascakecaman tersebut, lewat akun resmi Instagram @mnet_dance, permintaan maaf pun disampaikan, Rabu (8/9/2021).
"Dear audience
On behalf of the Mnet Street Woman Fighter production team, we offer a sincere apology regarding the soundtrack used in the opening of the first episode of Street Woman Fighter.
The song is an electronic soundtrack that is officially registered on the official streaming site. The production team thought that the electronic sound of the song was suitable as the background music of the program. We certainly did not hold any other intentions.
We sincerely apologize for the unintended inconvenience caused by the possibility of recalling a specific rhyme. Respecting your criticism, the video will be re-uploaded after replacing the background music.
Mnet will continue to listen to the opinions of the viewers around the world.
We appreciate your interest in Mnet Street Woman Fighter," bunyi permintaan maaf tersebut.
Baca Juga: Viral di Medsos, Polisi Datangi Rumah Wanita Korban Komplotan Begal di Padang
[Penonton yang terhormat
Atas nama tim produksi Mnet Street Woman Fighter, kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus terkait soundtrack yang digunakan dalam intro episode pertama Street Woman Fighter.
Lagu tersebut merupakan soundtrack elektronik yang secara resmi terdaftar di situs streaming resmi. Tim produksi menganggap suara elektronik dari lagu tersebut cocok sebagai musik latar acara. Kami tentu tidak memiliki niat lain.
Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang tidak diinginkan karena kemungkinan atas kemiripan dengan suatu sajak tertentu. Untuk menghargai kritik kalian, video akan diunggah ulang setelah musik latar diganti.
Mnet akan terus mendengarkan pendapat pemirsa di seluruh dunia.
Kami menghargai perhatian kalian untuk Mnet Street Woman Fighter.]
Berita Terkait
-
Viral di Medsos, Polisi Datangi Rumah Wanita Korban Komplotan Begal di Padang
-
Viral Pengantin Mau Layani Suami 'Sembarang Kalir', Penghulu: Benerin Genteng Bocor Juga?
-
Viral Mbak Ika, Montir Cantik Kediri Ternyata Eks Guru TK, Salut!
-
Viral Foto USG Bayi Berpose Acungi Jempol Simbol 'Oke', Wali Kota Sampai Angkat Bicara
-
Viral Salah Tulis 'Indonesia' di Baliho Dirgahayu ke-76 RI Forkopimda Sidoarjo
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah