SuaraJogja.id - Yuniati (32) dan Eem Rohimah (50) warga Perumahan Pesona Alam Kalurahan Argorejo Kapanewon Sedayu Bantul ini harus berjalan selama 20 menit. Bersama 4 orang anak kecil tetangganya nampak mendatangi kompleks Gedung Kampus Terpadu Mualimin Muhammadiyah di Argorejo Sedayu, Jumat (10/9/2021) siang.
Di bawah terik matahari Yuni terlihat menggendong anaknya yang belum bisa berjalan. Ia nampak tergopoh-gopoh menuju ke gerbang depan pintu masuk kompleks Kampus Terpadu. Bersama tetangganya ia menunggu Presiden Jokowi pulang.
Oleh petugas, Yuni dan tetangganya diminta bergeser sedikit menjauh dari pintu gerbang kompleks kampus terpadu tersebut. Sekitar 50 meter dari pintu gerbang itu, Yuni dan Eem nampak dengan sabar berdiri di pinggir jalan menanti Jokowi melintas.
Setelah 30 menit kemudian iring-iringan Jokowi terlihat melintas di depan mereka. Dua ibu rumah tangga ini nampak antusiasme lambaikan tangan sembari memanggil nama Jokowi.
"Pak Jokowi, Pak Jokowi,"teriak keduanya.
Presiden pun membuka kaca jendela pintu bagian kiri mobil yang membawanya. Presiden lantas melemparkan kaos dan juga masker ke arah ibu-ibu rumah tangga tersebut. Kedua ibu rumah tangga ini nampak antusias berebut barang pemberian Jokowi tersebut.
Masih dengan menggendong anaknya yang berumur 1 tahun ternyata ia mendapat 4 buah masker dan sebuah kaos pemberian Jokowi. Wanita ini mengaku sangat bahagia mendapatkan barang dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.
"Akan saya simpan untuk kenang-kenangan,"ujar dia.
Sementara Eem mengaku sengaja datang ke kompleks Kampus terpadu tersebut agar dapat melihat secara langsung Jokowi bahkan jika bisa ingin berfoto bersama dengan orang nomor satu di Indonesia ini. Jika dapat berfoto maka fotonya tersebut akan saya kirimkan ke keluarganya yang berada di Cirebon.
Baca Juga: Jokowi Mudik ke Solo, Gibran Bocorkan Sederet Agendanya
"Saya asli Cirebon tetapi tinggal di belakang kompleks ini,"kata Eem.
Karena selama ini dirinya sama sekali belum pernah bertemu secara langsung dengan Presiden Jokowi. Selama ini dirinya hanya melihat dari televisi sosok seorang presiden yang menjabat hampir dua periode ini.
Kedua ibu rumah tangga tersebut mengetahui informasi jika Jokowi akan berkunjung ke kampus dekat tempat tinggal mereka dari tetangga yang wilayahnya menjadi seorang polisi.
Eem terlihat terharu dan sempat menitikkan air mata ketika dirinya berhasil mendapatkan sebuah kaos Bersama sebuah masker bertuliskan Presiden Jokowi. Nenek 2 orang cucu tersebut ingin menyimpan kaos pemberian Jokowi tersebut dan tidak akan menjualnya
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Jokowi Tinjau Infrastruktur di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Umumkan RI Bebas Masker dan Kegiatan Kembali Normal, Benarkah?
-
Tunggu Panggilan Jokowi, Komnas HAM Ingin Jelaskan 11 Pelanggaran TWK
-
Heboh Pejabat di Riau Miliki Harta Rp 1,8 Triliun, Kalahkan Kekayaan Jokowi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain