SuaraJogja.id - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Yogayakarta melakukan Pemusnahan Barang Milik Negara berupa rokok ilegal sebanyak 2.976 juta batang. Nilai keseluruhan barang yang dimusnahkan itu mencapai Rp1 miliar lebih.
"Untuk yang akan dimusnahkan pada pagi hari ini 2.976 juta batang nilainya Rp1.041 miliar dengan kerugian negara sebesar 1.7 miliar," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, kepada awak media, Rabu (29/9/2021).
Hengky menyebut bahwa kasus kali ini berhasil diungkap dari hasil penindakan yang bekerjasama dengan Kanwil DJBC Jateng-DIY dan pihak-pihak terkait lainnya.
Awalnya, kata Hengky, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Terkait dengan akan adanya satu truk yang melintas dari daerah Jawa Timur menuju ke Pekanbaru.
"Dari informasi itu kami lakukan penindakan dan ini hasilnya totalnya ada 2.976 juta batang rokok dan ini polos. Sama sekali tidak ada pita cukainya," tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa dalam modusnya, supir truk yang membawa barang ilegal itu dilengkapi dengan surat jalan yang diberitahukan sebagai muatan kerupuk. Guna mengelabuhi petugas yang berjaga saat pemeriksaan.
"Modusnya mereka dalam surat jalannya diberitahukan sebagai kerupuk untuk mengelabuhi petugas," ucapnya.
Lebih lanjut, kata Hengky, dalam pengiriman rokok ilegal itu juga menggunakan sistem yang terpisah. Seperti sistem yang diterapkan saat bertransaksi narkotika.
"Supir tidak tahu isi barang dia hanya mengambil barang nanti ketemu siapa, ketemu siapa lagi gitu. Jadi memang cukup canggih sekarang sindikat rokok ilegal ini," ungkapnya.
Baca Juga: Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Panggil 5 Saksi di Kantor BPKP Yogyakarta
Disampaikan Hengky, tujuan pemusnahan barang bukti rokok ilegal tersebut adalah memastikan barang-barang itu tidak akan beredar di masyarakat. Pemusnahan sendiri dilakukan dengan cara dibakar dan dihancurkan hingga menjadi potongan-potongan kecil.
Sebab dikhawatirkan, jika memang banyak rokok ilegal yang beredar di masyarakat akan mempengaruhi penjualan rokok ilegal. Sehingga turut berpengaruh kepada penerimaan cukai negara.
"Bayangkan kalau sebanyak ini beredar di masyarakat dengan harga yang lebih murah dengan yang jual rokok legalnya pasti enggak laku. Jadi yang bayar cukai malah enggak laku karena masyarakat mungkin akan membeli yang ilegal, karena harganya disparitasnya cukup tinggi," terangnya.
Hengky tidak memungkiri bahwa tingginya cukai rokok akan membuat peredaran rokok ilegal pun akan semakin marak. Sehingga diperlukan pengawasan dan penindakan secara terus menerus.
Ditambahkan Hengky, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Saat ini penyidikan masih terus berjalan terkait dengan temuan jutaan batang rokok ilegal tersebut.
"Penyelidikan masih berjalan, kami waktu itu hanya menangkap supir dan supir juga tidak tahu menahu dan ini putus sampai ke belakang. Kalau dalam pabriknya sendiri masih dilakukan penyelidikan. Belum ada tersangka," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival