SuaraJogja.id - Pedangdut Inul Daratista baru-baru ini membagikan ceritanya soal arti bahagia. Lewat akun Instagramnya pedangdut yang dulu tersohor dengan goyang ngebornya itupun sempat membagikan kisah haru.
Menjadi aktris terkenal hingga bergelimang uang nyatanya bukanlah hal yang membuatnya bahagia. Istri dari Adam Suseno tersebut mengungkapkan hal yang membuatnya bahagia bahkan lahir dan batin tak lain yakni ketika kecukupan rezeki yang didapatnya bisa dibagikan kepada sesamanya.
"UANG byk alhamdulillah !! Bahagia?? Yah tapi bahagiaku sekadarnya sj sekejap lalu sirna. Punya byk MOBIL MEWAH, bahagia?? Ya bahagia donk!! Tapi sekejap saja ga istimewah !! RUMAH MEWAH, byk pula!! Bahagia?? Ya pastinya!! Tapi jujur bahagiane sebentaran aja. Punya PERHIASAN dan lainnya, bahagia?? Seneng?? Ooh pastinya!! Tapi rasanya cuma sekejap sj. Punya byk Bisnis bahkan segala project diluar nyanyi smua lancar dan sukses !! Bahagia?? Sangatt!!! Show nyanyi msh di bayar bagus sampe hari ini, senang?? Bahagia?? Yo giranglah!!" tulisnya.
"Tapi Ada 1 hal yg sangat membuat sy cukup bahagia lahir bathin punya kepuasan tersendiri dan itu membuatku tak akan bisa di stop oleh siapapun …Ketika aku mampu berbagi," lanjutnya.
Baca Juga: Cara Hidup Bahagia, Salah Satunya Berhenti Mengeluh
Ia kemudian menceritakan kisah haru saat ia melakukan kegiatan berbagi untuk seorang anak yang memiliki keterbatasan fisik. Ia mengaku mendapat kepuasan tersendiri bisa turut membantu sesama yang tengah mengalami kesusahan.
Inul mengaku kebahagiaan yang hakiki tidak didapatnya dari materi yang dimiliki melainkan bisa membahagiakan orang lain.
"Satu cerita saat seorg bocah tanpa kaki ingin memiliki kursi roda dan aku bs membantu utk dimilikinya dia bgtu bahagia. Sempat disampaikan pd yg mengantarkannya dan berkata…Sampaikan sm bunda Inul jika kelak aku dipanggil nanti sm Tuhan yg aku akan ingat org yg pernah menolongku…Dia pernah membuatku bahagia. Dan aku memiliki byk cerita yg membuatku Bahagia tentang doa dan cerita mrk yg pernah kutemui. Kenapa meski dulu aku miskinpun masih sempatkan utk berbagi..Krn duniawiku tak bisa membuatku BAHAGIA yg sesungguhnya. Cuma dgn cara memberi,menolong dan sedekah itu kebahagiaan yg tdk bisa dibeli oleh siapapun!! Kepuasan dan kebahagiaan yg HQQ. Semua hr dilakukan dr hati bukan dr dan demi konten. Inshaa Allah," terangnya.
Inul sendiri menjadi salah satu pebisnis yang mengalami dampak parah selama pandemi Covid-19. Meski begitu perlahan sejumlah bisnisnya kini mulai pulih.
Baca Juga: 5 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menjadi Orang yang Lebih Bahagia
Berita Terkait
-
Suami Diejek Numpang Hidup, Inul Daratista Ungkap Aset Adam Suseno di Kampung
-
Tak Mudik, Inul Daratista Boyong Keluarga di Kampung Lebaran ke Jakarta
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Ramadan Hampir Usai, Saatnya Maksimalkan Amalan dengan Berbagi di Bulan Suci
-
Penuh Kebahagiaan! 7 Potret Zaskia Adya Mecca Bagi-Bagi Ayam Hidup untuk Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo