SuaraJogja.id - Penataan dan revitalisasi Jalan Jenderal Sudirman di Kota Jogja diharapkan menjadi lokasi alternatif berkumpulnya masyarakat. Selain itu pedestrian ini mampu menghidupkan kembali Kota Jogja sebagai kota bersepeda.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan arah tujuan penataan Jalan Jenderal Sudirman juga untuk memperkuat sebagai kawasan pendukung wisata baru.
"Pandemi ini menjadi kesempatan walau dibatasi berbagai macam. Ini sebagai kesempatan kita menata dan menyiapkan segala sesuatunya, sehingga pasca pandemi Covid-19 itu kita lebih siap untuk menghadapi suasana baru," kata Heroe kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).
Ia melanjutkan pembangunan kawasan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman juga harus memberikan kenyamanan kepada warga Jogja sendiri. Dimana nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk sekedar melepas penat dan juga tempat bersepeda warga.
"Sekarang kota dibangun pedestrian bisa membuat jalan sepedaan berhenti di sana dan memungkinkan mereka melihat suasana kota ya. Jalan pedestrian juga menjadi tempat momong (menemani) anak pun bisa. Sehingga bisa jalan di taman taman kota juga," katanya.
Heroe juga tak menampik bahwa di Kota Jogja masih sering ditemui banyak pesepeda. Sehingga tak hanya Malioboro saja yang menjadi lokasi bersepeda, tapi di Jalan Jenderal Sudirman juga menjadi alternatifnya.
"Ini juga sebagai bagian penataan bagaimana kita mulai membuat Jogja yang hijau dalam arti yang membuat aktivitas dengan bersepeda itu terfasilitasi. Kalau kita mengandalkan sepeda motor kan tidak bisa parkir di situ, tapi naik sepeda, jalan, kita bisa berhenti di situ," terang dia.
Tak hanya menyasar wisatawan lokal, dengan revitalisasi Jalan Jenderal Sudirman juga dapat menarik wisatawan luar kota.
"Jadi melengkapi infrastruktur dari kota untuk kenyamanan warganya, juga untuk kenyamanan tamunya," ujar dia.
Baca Juga: ANBK di Kota Jogja Digelar, Forpi Yogyakarta Beri Catatan Ini
Meski menjadikan pendukung kawasan wisata baru di Jogja, pembangunan Jalan Jenderal Sudirman memberikan dampak kepada sebagian warga. Terutama pedagang yang telah puluhan tahun berjualan di sisi selatan dan utara jalan setempat.
Kendati demikian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Hari Setyawacana mengungkapkan bahwa para pedagang akan direlokasi ke tempat lain.
"Untuk pedagang sudah kami siapkan tempat di Jalan Sam Ratulangi, sudah dibangun dan kami relokasi ke sana," kata Hari dihubungi wartawan Rabu.
Rencana pemindahan 46 akan dilaksanakan pekan depan, kendati begitu pihaknya belum bisa memastikan tanggal pastinya.
Ketua KPPKLY, Wawan Suhendra juga telah berkoordinasi dengan Pemkot untuk relokasi pedagang. Selain Jalan Sam Ratulangi, Jalan Dr Wahidin menjadi lokasi pedagang terdampak.
"Sebanyak 12 orang pedagang berpindah di Jalan Dr Wahidin. Sementara sisanya pindah ke jalan Sam Ratulangi. Sementara pedagang berjualan dengan tenda milik mereka," kata Wawan dihubungi Selasa (5/10/2021).
Berita Terkait
-
Soal Relokasi PKL di Jalan Jenderal Sudirman, Ketua KPPKLY: Pedagang Pindah Pekan Depan
-
Disiapkan Dana Rp 400 Juta untuk Penataan Estetika Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan
-
Ganjil Genap Jakarta, Mobil Terobos Jalan Jenderal Sudirman Akan Ditilang Hari Ini
-
Angkot M19 Kranji-Cililitan Terbakar di Jalan Jenderal Sudirman Bekasi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up
-
Mafia Tanah Kas Desa di DIY Menggila, Sultan HB X: Saya Sendiri yang Meminta Mereka Diproses Hukum!
-
Mengembalikan TNI ke Fungsi Pertahanan melalui Perspektif Hubungan Sipil-Militer Huntington
-
Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model
-
Unik! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan untuk Bantu Cegah Gangguan Kecemasan