SuaraJogja.id - Selain makan dan istirahat cukup, olahraga juga merupakan salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.
Dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur, kekuatan tubuh bisa dipertahankan dengan baik, sakit lebih mudah ditangkal, dan risiko penyakit jangka panjang pun berkurang.
Berikut beberapa jenis latihan dan aktivitas terbaik yang perlu kamu lakukan, dilihat berdasarkan usiamu, seperti dilansir medicaldaily.
1. Remaja dan usia 20-an
Buat sebuah kebiasaan untuk olahraga dan jangan menahan diri untuk menantang diri sendiri. Ahli kebugaran mengatakan ini adalah saat kamu harus membangun fondasi dengan kombinasi latihan aerobik dan kekuatan.
Kamu bisa mencoba olahraga angkat beban, tenis, hiking dan sebagainya, setidaknya dua hari per minggu.
2. Usia 30-an dan 40-an
"Untuk pria dan wanita, usia 30-an dan 40-an merupakan usia di mana karier menjadi yang utama," kata Lisa Westlake, seorang fisioterapis di Australia.
"Ini berarti mereka mungkin sibuk di tempat kerja dan menghabiskan waktu berjam-jam di meja dengan postur yang buruk."
Baca Juga: Ingin Tidur Pulas dan Berkualitas, Coba Rutin Olahraga Ini
Latihan dengan intensitas tinggi merupakan pilihan yang sangat baik bagi mereka yang kekurangan waktu dan menghabiskan hari dengan duduk.
Ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, membangun ketahanan fisik, menurunkan gula darah dan sebagainya. Di usia ini kamu bisa mencoba pilates.
3. Usia 50-an dan 60-an
Di usia ini, kamu tidak hanya berisiko lebih tinggi mengalami sakit tetapi juga kondisi kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Julie Broderick dari Trinity College Dublin merekomendasikan dansa ballroom dan jalan cepat untuk tetap aktif. Menari juga merupakan cara yang baik untuk bersosialisasi dan menjaga fungsi kognitif.
Orang dewasa yang lebih tua juga lebih rentan untuk jatuh sehingga merupakan ide yang baik jika meningkatkan keseimbangan seperti tai chi.
4. Usia 70-an ke atas
Melewati usia ini, pastikan kamu tetap terus bergerak meski dengan satu atau beberapa cara. Cara terbaik adalah berbicara dengan dokter kegiatan apa yang sesuai dan mampu kamu lakukan. Beberapa orang masih bisa berlari di usia tujuh puluhan, sedangkan yang lain perlu memodifikasi dengan bersepeda atau berlari.
Berita Terkait
-
Ingin Tidur Pulas dan Berkualitas, Coba Rutin Olahraga Ini
-
PON Papua: Jawa Timur Kawinkan Emas 800 Meter Surface Selam Kolam
-
PON Papua: Termasuk Aldila vs Priska, Tenis Perebutkan 5 Medali Emas Hari Ini
-
Pratinjau Semifinal Bola Basket PON Papua: Kuda Hitam Bisa Beri Kejutan
-
Jadwal Bulu Tangkis PON Papua Hari Ini: Laga Penentuan Juara Grup
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran