SuaraJogja.id - Pengelola kebun Binatang Gembira Loka atau GL Zoo meminta kepada pemerintah memberi kelonggaran terhadap anak usia di bawah 12 tahun agar bisa masuk. Seperti diketahui, sampai sekarang anak usia di bawah 12 tahun dilarang masuk ke tempat wisata.
Direktur Utama GL Zoo KMT A. Tirtodiprojo menyampaikan, kebijakan tersebut mengakibatkan jumlah kunjungan berkurang drastis. Ia berharap pemerintah pusat mengkaji ulang kebijakan itu.
"Dengan tidak diperbolehkannya anak masuk tapi segmen kami ini adalah anak-anak, yang pasti kunjungan berpengaruh. Karena banyak sekali yang ditolak dan itu bisa tiga atau empat kali lipat dari yang masuk," ujar dia kepada wartawan, Sabtu (9/10/2021).
Menurut dia, beberapa objek wisata ada segmentasi pengunjung khusus yang diterapkan untuk menarik wisatawan. Seperti halnya GL Zoo yang mengutamakan kunjungan anak-anak sebab masih tergolong ke dalam wisata edukasi.
"Sehingga kami meminta agar ada kebijakan khusus yang diterapkan oleh pemerintah namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta pengawasan orang tua." ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno akan memberikan keringanan kepada pemerintah daerah guna membolehkan anak umur di bawah 12 tahun masuk ke tempat wisata.
"Kami akan memberi diskresi kepada pemda setempat terkait izin untuk anak umur di bawah 12 tahun masuk ke tempat wisata," ucap dia, Jumat (8/10/2021).
Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, bentuk keringanan yang akan diberikan yakni apabila ayah dan ibunya sudah divaksin covid-19 dan sudah terintegrasi di aplikasi PeduliLindungi. Pasalnya, wisata itu identik dengan wisata keluarga.
"Sehingga akan sulit dilakukan jika anak tersebut tidak boleh masuk ke tempat wisata," tuturnya.
Baca Juga: Tebing Breksi di Yogyakarta Diharapkan dapat Dikenal Sebagai Warisan Dunia
Bagi wilayah Kota Jogja juga akan mendapat keringanan tersebut. Alasannya karena warga Kota Jogja sudah tervaksinasi 100 persen.
"Ini nanti diskresinya dengan aplikasi PeduliLindungi bisa mendorong karena Kota Jogja sudah tervaksinasi 100 persen," ujarnya.
Meski mendapat keringanan, Pemerintah Kota Jogja diminta untuk tetap menggencarkan protokol kesehatan, testing, dan tracing. Dengan demikian, pengunjung bisa berwisata dengan aman dan bebas Covid-19.
"Jadi diskresi kami berikan tapi memang kami mendorong dengan vaksinasi yang lebih baik dan protokol kesehatan, testing, tracing yang terus diperluas dan ditingkatkan. Mudah-mudahan tempat wisata bisa jadi aman dan bebas Covid-19," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya