SuaraJogja.id - DPRD Kabupaten Kulon Progo mendorong pemerintah setempat membangkitkan sektor usaha mikro, kecil dan menengah dan pariwisata untuk membangkitkan ekonomi masyarakat pada masa pandemi COVID-19.
Wakil Ketua I DPRD Kulon Progo Ponimin Budi Hartono Selasa (12/10/2021) mengatakan penambahan kasus harian COVID-19 sudah menurun drastis, dan sudah saatnya sektor UMKM dan pariwisata kembali dibangkitkan untuk mendorong ekonomi masyarakat Kulon Progo semakin baik.
"Kami mendorong Pemkab Kulon Progo memberikan bantuan dan mendampingi pelaku UMKM supaya segera bangkit, dan ekonomi masyarakat kembali normal seperti sebelum adanya COVID-19," kata Ponimin menanggapi tema HUT Ke-70 Kabupaten Kulon Progo dengan tema "Kulon Progo Gumregah, Kita Sehat, Ekonomi Bangkit" ucapnya seperti dilansir dari Antara.
Ia juga mendorong Pemkab Kulon Progo segera berkoordinasi dan komunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak untuk percepatan perbaikan saluran irigasi primer yang sangat mendesak diperbaiki, seperti di Kecamatan Sentolo.
Sektor pertanian di Kulon Progo ini merupakan penyumbang PDRB terbesar, sehingga infrastruktur pertanian harus menjadi perhatian utama dalam percepatan pembangunan.
"Infrastruktur pertanian juga harus mendapat perhatian khusus, sehingga sektor pertanian semakin maju dan berkembang," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kulon Progo Lajiyo Yok Mulyono meminta Pemkab Kulon Progo segera bekerja cepat dan bersinergi dengan pelaku wisata untuk menyiapkan protokol kesehatan objek wisata dalam menyambut uji coba terbatas pembukaan objek wisata. Jangan sampai, ketika pemerintah pusat dan Pemda DIY memberikan lampu hijau pembukaan objek wisata, Kulon Progo belum siap dan hanya menjadi penonton.
Berdasarkan informasi, dari puluhan objek wisata yang dikelola oleh pemkab dan masyarakat, hanya dua objek wisata yang yang mendapat Sertifikat CHSE, yakni Pule Payung dan Taman Sungai Mudal. Hal ini sangat memprihatinkan, sehingga program yang ada harus dievaluasi kembali.
"Pada masa pemulihan ekonomi ini, khususnya sektor pariwisata harus menjadi garda terdepan dalam kebangkitan ekonomi masyarakat. Apalagi dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta, sektor pariwisata harus mampu menangkap peluang, minimal mampu mendatangkan 50 persen wisatawan yang datang ke DIY," katanya.
Baca Juga: 27 Ribu Lansia di Kulon Progo Belum Terima Vaksinasi Covid-19, Satgas Ingatkan Prokes
Selain itu, Lajiyo Yok Mulyono berharap Pemkab Kulon Progo melalui dinas teknis secara serius menangani cetak sawah baru yang sudah mencapai 205 hektare. Saat ini, masih banyak lahan cetak sawah baru yang mangkrak karena tidak dapat pengairan.
"Kami berharap Pemkab Kulon Progo serius dalam cetak sawah baru. Sektor pertanian menjadi tulung punggung pada masa pandemi COVID-19, sehingga sudah sewajarnya pemkab memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian," katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati meminta Pemkab Kulon Progo secara serius menyiapkan kawasan Bandara Internasional Yogyakarta, sehingga mampu menjadi triger pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kulon Progo.
Menurutnya, Pemkab Kulon Progo lamban dalam menangkap peluang yang menjadi kewenangan daerah, yakni Kawasan Aerotropolis. Kawasan ini sangat strategis bagi pertumbuhan ekonomi baru di Kulon Progo, namun sampai saat ini belum berkembang sesuai harapan.
"Kawasan Aerotropilis ini harus benar-benar menjadi perhatian selama RPJM 2017-2022 yang akan berahir pada Mei 2022 nanti," katanya.
Berita Terkait
-
Punya Peran Besar Dalam UMKM, Ini Dukungan yang Dibutuhkan Perempuan Untuk Bisa Bersaing
-
Bos OJK: Teknologi Digital Bikin UMKM Bisa Jangkau Pendanaan Selain Bank
-
Dukung UMKM, Tukang Bakso dan Pengayuh Becak Dapat Bantuan Relawan Sahabat Ganjar
-
Pemberian Kuota Gratis 28 GB Untuk 3 Ribu UMKM di Sulsel Dibatalkan
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Wacana Taruna Akmil Disiplinkan Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos DIY Sebut TNI-Polri Sudah Cukup
-
Kuota SMA Negeri Dimakan Siswa Iseng, Disdikpora Terpaksa Buka Seleksi Cadangan
-
PRIMEFEST 2026: Perayaan Pesta Rakyat
-
Dedikasi Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Masyarakat di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Libur Sekolah Jadi Masa Rawan, SAR Yogyakarta Ingatkan Bahaya Ombak Pantai Selatan