"Saya bingung mengapa bisa terjadi? Bagaimana ketika keluarga Anda jatuh terus diteriaki seperti itu oleh keluarga sendiri. Saya tidak mengerti dan saya berharap suatu hari bisa memperbaiki itu," tutur dia.
"Meski begitu, di media saya masih juga dibilang berakting dan lain-lain. Itu saya bingung, saya tidak mengerti bagaimana perasaan istri saya melihat suaminya dikatakan seperti itu. Sementara, ada perwakilan suporter yang tahu bagaimana keadaan saya saat menjalani perawatan," ujarnya lagi.
Marco juga menanggapi pertemuan perwakilan Sleman Fans dengan stake holder atau pemegang saham di Jakarta. Pertemuan itu diadakan karena suporter menilai pertemuan dengan Direktur Utama PT PSS tak membuahkan hasil.
"Maaf, saya ingin meluruskan. Pertemuan itu sudah dirancang jauh-jauh hari. Saya sudah tahu rencana itu sebelum pertandingan melawan Persik. Saya sudah tahu semuanya, sampai soal logistik yang disiapkan. Pertemuan itu bukan karena kecewa dengan hasil pertemuan dengan saya tetapi memang sudah disiapkan jauh-jauh hari," ucap Marco.
Meski demikian, Marco tetap optimistis dengan tim saat menghadapi putaran berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Raudi Akmal: Informasi Hibah Pariwisata Disampaikan Langsung oleh Sekda
-
Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
-
3 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Ada Raudi Akmal
-
Inden Sejak Bayi, SD Muhammadiyah Sapen Jadi Sekolah Paling Diincar di Yogyakarta
-
Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Raudi Akmal Disebut Sebagai Pemberi Perintah