SuaraJogja.id - Pinjaman online (pinjol) kini menjadi sorotan usai dua kantor digrebek polisi, Kamis (14/10/2021) kemarin. Pinjol memang dinilai meresahkan karena sudah banyak yang menjadi korban. Bahkan di Gunungkidul sempat ada yang bunuh diri usai terjerat pinjol.
Eric (sebut saja demikian) warga salah satu Kalurahan di Kapanewon Wonosari Gunungkidul mungkin menjadi salah satu 'pahlawan' bagi korban-korban pinjol. Bagaimana tidak bapak satu anak ini telah menolong puluhan bahkan ratusan orang korban pinjol.
Lelaki yang sehari-harinya yang ternyata merupakan pedagang di salah satu pasar di Gunungkidul ini mengaku sangat prihatin dengan banyaknya korban pinjol yang berjatuhan. Para korban terjerat bunga yang tinggi dan tertipu dengan rayuan aplikasi pinjol lain yang legal ataupun ilegal.
"Sekarang itu banyak pinjol yang legal namun ilegal. Bunganya nangudubilah meski ada aturan OJK," ujar dia ketika ditemui di rumahnya, Jumat (15/10/2021).
Baca Juga: Polisi Tangkap Tujuh Orang Sindikat Pinjol Ilegal di Jakarta
Belajar dari pengalamannya menyiasati kejaran debt collector (DC) Pinjol, Iya kini memutuskan untuk menolong para korban pinjol yang benar-benar kepepet. Korban pinjol yang telah ya tolong tak hanya dari Gunungkidul kota Yogyakarta namun tak sedikit yang berasal dari luar pulau Jawa.
Keprihatinan tersebut timbul ketika melihat ada saudaranya yang menjadi korban pinjol hingga seluruh harta bendanya ludes hanya untuk melunasi pinjol. Bahkan tekadnya semakin bulat ketika mendengar kabar ada yang warga Gunungkidul yang terpaksa gantung diri karena kejaran pinjol.
Salah satu upaya yang ia lakukan sebenarnya hanyalah menguatkan mental dari korban pinjol tersebut agar berani menghadapi DC yang mengejarnya. Teror teror dari DC memang terkadang sudah tidak masuk akal lagi sehingga harus disiasati.
"Itu cuma permainan mental saja. Asal berani, pasti tidak dikejar lagi," ujar dia.
Salah satu trik yang digunakan ketika DC pinjol mulai menebar ancaman ingin menyebar data pribadi jika tidak membayar angsuran maka yang harus dihadapi adalah tantang DC tersebut untuk mengambil uang cicilan ke rumah. Maka tidak mungkin DC terutama aplikasi pinjol ilegal yang datang ke rumah untuk menagi.
Baca Juga: Daftar Pinjol Ilegal yang Digerebek Polda Jabar di Yogyakarta
Tara teror dari DC pinjol tersebut sebaiknya dikesampingkan dan jika perlu tidak ditanggapi. Namun ketika ada waktu maka ia sarankan untuk menanggapi dan memulai mempermainkan DC-DC tersebut. Dan yang ada nanti teror tersebut pasti akan dihentikan.
Berita Terkait
-
Lebaran Usai, Dompet Nangis? Waspada Jebakan Pinjol yang Mengintai!
-
5 Modus Pinjol Jerat Korban saat Lebaran
-
Tips Hindari Utang Paylater dan Judi Online, Uang THR Aman Hati Tenang!
-
Jelang Lebaran, 508 Pinjol Ilegal Telah Diblokir
-
OJK: Modus Pelecehan Seksual Digunakan Pinjol untuk Dapatkan Bunga Rendah
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir