SuaraJogja.id - Seorang pesepeda tewas usai menabrak pohon di jalur Mangunan-Imogiri, Minggu (17/10/2021) siang. Pengendara sepeda ontel tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tak bisa menguasai kendaraannya ketika melewati turunan tajam.
Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Maryana menuturkan kecelakaan yang menimpa pesepeda tersebut terjadi tadi siang sekitar pukul 11.00 WIB. Kecelakaan tunggal ini terjadi di Jalan imogiri-dlingo tepatnya Dusun Cempluk, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul.
"Tepatnya di Bukit Bego yang berada di perbatasan Kapanewon Dlingo dengan Imogiri,"ujar Maryana, Minggu (17/10/2021).
Maryana menambahkan kecelakaan tersebut bermula ketika Ifan Rismanto (48) berolahraga pagi dengan bersepeda bersama teman-temannya. Mereka mencari rute di kawasan wisata yang berada di Kalurahan Mangunan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, mereka berniat untuk turun melalui jalan Mangunan-Imogiri yang kondisinya cukup mulus. Warga Banyuurip I Rt 001 Rw 006 Kalurahan Banyuurip Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang inipun demikian.
"Dia melaju dari Mangunan menuju Imogiri. Jalannya memang halus dan turunan tajam,"ujar dia.
Kondisi jalan yang dilalui korban memang cukup curam turunannya. Sepeda ayun yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat di jalan yang menurun.
Sesampai di lokasi kejadian, saat belok ke kiri karena tidak mampu menguasai sepedanya kemudian sepeda yang dikendarai korban melambung ke kanan menghantam pohon Ingas di sebelah kanan (utara) jalan. Korban terpental dan keluar dari pembatas jalan.
"Akibat luka yang diderita cukup parah, korban kemudian meninggal di lokasi kejadian,"ungkap dia.
Baca Juga: Targetkan Kabupaten Layak Anak, Satgas PPA Bantul Diberi Penguatan
Hantaman sepeda ayun ke pohon tersebut nampaknya cukup keras karena sepeda bermerk yang dikendarai korban sampai patah jadi dua bagian. Luka yang diderita korbanpun cukup parah hingga nyawanya tidak tertolong. Jenazah langsung di evakuasi ke RSUD Panembahan Senopati.
Menyusul kejadian tersebut, Maryana menghimbau kepada masyarakat terutama pecinta sepeda untuk lebih berhati-hati dan pastikan jika kondisi sepeda dalam keadaan prima untuk melibas tanjakan dan turunan termasuk salah satunya adalah ruas jalan Mangunan-Imogiri.
"Mangunan-Imogiri itu jalannya mulus namun kondisinya cukup curam bahkan kami melarang bus besar untuk melintas ruas jalan ini karena membahayakan,"kata dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Goweser Nggak Usah Nekat! Ini 5 Kota yang Diklaim Buruk untuk Pesepeda
-
Viral Pesepeda Protes Polisi Tidur di Pulomas Terlalu Tinggi, Begini Endingnya
-
Viral Aksi Jambret Terekam CCTV di Taman Sari, Pesepeda sampai Terjatuh 2 Kali
-
Ada Rombongan Pesepeda Melintasi Jalan Sudirman, Polda Metro Jaya Agendakan Pemanggilan
-
Pesepeda Tewas Terjatuh di KM 0 Puncak Bogor, Polisi: Kondisi Jalan Menurun
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!