SuaraJogja.id - Langkah ganda Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan terhenti di babak 32 besar Denmark Open 2021. Ganda nomor 2 dunia tersebut takluk dari tim non unggulan.
Berlaga di Odense Park, Rabu (20/10/2021), Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan takluk dari ganda Jerman Mark Lamsfuss dan Marvin Seidel 17-21 dan 13-21 dalam tempo 29 menit.
Meski harus terhenti di babak 32 besar, Ganda Indonesia berjuluk the Daddies itu justru banjir simpati. Tak sedikit yang memaklumi hingga memberikan dukungan.
"Kalau daddies kalah ga ada bawaan mau marah atau kesel. Malah ga tega aja bawaaannya karena se sayang itu sama mereka, tapi sekarang lagi di masa pengen nikmatin permainan mereka aja dan selesai pertandingan tanpa ada cedera thank you the daddies," ucap ner*****
"Biarkan mereka (Ahsan dan Hendra menikmati masa-masa akhirnya di bulutangkis. Ngga mau banyak nuntut toh mereka sudah sangat cukup prestasi dan dedikasinya di bulutangkis Indonesia. Enjoy tiap liat mereka main, menang ya Alhamdulillah kalah pun tak apa," kata ryan****
"Mereka bukan kalah skill tapi memang sudah bukan masanya guys tetep terbaik di usia yang sekarang masih optimis dan semangat maju melanglang buana ke berbagai turnamen. Tengkyu Daddies," kata nan****
Dikutip dari @badmintonTalk kekalahan the Daddies kali ini merupakan kekalahan pertama atas pasangan eropa sejak berpasangan kembali dari tahun 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik