SuaraJogja.id - Setiap atlet bulu tangkis pasti sudah menguasai teknik dasar bulu tangkis untuk memenangkan permainan. Penguasaan teknik dasar ini bertujuan mempengaruhi pembentukan karakter pemain.
Penasaran apa saja teknik dasar bulu tangkis dan bagaimana melakukannya? Simak artikel ini sampai akhir.
Teknik dasar bulu tangkis
Teknik dasar yang digunakan dalam permainan bulu tangkis antara lain:
Baca Juga: Ini Alasan Rexy Mainaky Ditarik Kembali Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia
- Teknik memegang raket
- Teknik servis
- Teknik mengembalikan servis lawan
- Teknik pukulan
- Teknik gerakan kaki (footwork)
- Sikap maupun posisi badan
Penjelasannya sebagai berikut
1. Teknik memegang raket bulu tangkis
Ada dua teknik dasar bulu tangkis dalam memegang raket, yaitu forehand dan backhand.
Teknik forehand adalah cara memegang raket yang dilakukan dengan menggunakan tangan kanan atau kiri, langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Posisikan kepala raket menyamping
- Pegang raket seperti halnya ketika berjabat tangan dengan orang lain
- Buat jarak seperti huruf "V" di antara ibu jari dan jari telunjuk
- Jari yang lain (kelingking, jari manis, jari tengah) menggenggam raket.
Sedangkan teknik backhand adalah teknik yang dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Posisikan kepala raket menyamping
- Posisikan ibu jari sedikit terpisah dengan keempat jari lainnya
- Empat jari (jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking) memegang raket
2. Teknik servis bulu tangkis
Baca Juga: French Open 2021: Gasak Wakil Kanada, Shesar Melaju ke 16 Besar
Teknik dasar bulu tangkis dalam servis ada dua jenis, yaitu
- Service forehand yang terdiri atas forehand pendek dan forehand tinggi
- Service backhand
3. Teknik mengembalikan servis lawan
Teknik mengembalikan servis dalam bulu tangkis ada dua yaitu dropshot dan netting.
- Dropshot adalah teknik mengembalikan service yang bertujuan untuk menyerang pergerakan lawan dengan memukul shuttlecock secara halus atau sedikit dorongan
- Netting adalah teknik mengembalikan service dengan menempatkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net.
4. Teknik pukulan bulu tangkis
Teknik pukulan bulu tangkis ada beberapa antara lain smash, overhead, dan drive.
- Smash merupakan teknik pukulan yang dilakukan dengan tenaga penuh sehingga shuttlecocknya meluncur tajam ke area lawan.
- Pukulan overhead merupakan pukulan yang dilakukan agar arah jatuh shuttlecock ke belakang posisi tubuh kita sendiri.
- Drive merupakan teknik memukul shuttlecock secara mendatar namun tepat sasaran.
5. Teknik gerakan kaki (footwork)
Teknik dasar bulu tangkis juga mengatur teknik gerakan kaki yang berhubungan dengan kelincahan atlet. Pergerakan kaki yang memiliki refleks tajam, cepat, dan akurat akan menentukan seorang atlet memiliki harmonisasi permainan yang menentukan kemenangan.
6. Sikap dan posisi badan
Atlet juga harus memiliki sikap dan posisi badan bermain bulu tangkis yang benar, artinya adalah memiliki keseimbangan yang dibutuhkan agar dia tidak mudah jatuh. Sikap dan posisi tubuh juga berhubungan dengan stamina atlet.
Kalau staminanya lemah, dia tidak dapat bermain bulu tangkis dalam waktu lama. Adapun teknik dasar bulu tangkis sehubungan dengan sikap dan posisi saat permainan berlangsung antara lain:
- Posisikan badan bertumpu pada kedua kaki kanan dan kiri (hal ini berlaku pada saat menyerang ataupun bertahan).
- Tekuk kedua lutut, selanjutnya berdiri dengan ujung kaki hingga pinggang berada pada posisi tegak.
- Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi sejajar atau salah satu kaki berada di depan.
- Salah satu lengan siku yang tidak memegang raket berada di samping badan. Hal ini agar tangan lainnya yang memegang raket bebas bergerak.
Demikian teknik dasar bulu tangkis atau badminton yang mungkin ingin Anda ketahui sebelum memulai olahraga satu ini.
Berita Terkait
-
Terhenti di Perempat Final All England, Gregoria Mariska: Saya Kesulitan Mengimbangi Lawan
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Hendra Setiawan Siap Debut di All England 2025, Jadi Pelatih Sabar/Reza
-
100 Hari Masa Kerja PBSI 2024-2028 Disorot: Prestasi Gersang, Kapan Program Komunitas Berjalan?
-
Aman, Pelatnas Bulu Tangkis Dipastikan Tidak Terdampak Efisiensi
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi