Contoh kalimat tidak efektif: "Para hadirin dimohon berdiri."
Contoh kalimat efektif: "Hadirin dimohon berdiri."
3. Makna yang Tepat
Kalimat efektif itu hanya mempunyai satu makna, tidak menyimpang. Maka sangat perlu diperhatikan kata atau diksinya.
Contoh: "Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima hadiah."
Dari situ bisa dianalisa, terkenal di kalimat itu tertuju kepada siapa, mahasiswa atau perguruan tingginya? Agar efektif, kalimat itu bisa diubah menjadi demikian:
"Mahasiswa terkenal itu menerima hadiah"
"Mahasiswa dari perguruan tinggi terkenal itu menerima hadiah".
4. Bahasanya Logis
Kalimat efektif harus mempunyai bahasa yang logis. Ide pada kalimat efektif bisa diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Contoh: "Waktu dan tempat kami persilahkan".
Kalimat itu menjadi tidak efektif karena maknanya tidak logis. Sebab apakah waktu dan tempat bisa dipersilahkan? Untuk menjadi efektif, kalimat itu bisa diubah menjadi:
Baca Juga: Tulisan di Baju Pemotor Ini Curi Fokus, Warganet Kompak Setuju: Sama Pak!
"Untuk bapak/ibu kamu persilahkan."
5. Menggunakan Ejaan dan Kaidah Kebahasaan yang Baku
Penulisan kalimat efektif mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) atau Pedoman Umun Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Contoh: "Ibukku memperjuangkan karirnya dengan baik".
Jika mengacu pada KBBI, kata "karir" tidak baku, sehingga menjadi kalimat tidak efektif. Dalam KBBI yang benar adalah "karier".
Nah itu tadi beberapa contoh kalimat efektif yang harus kamu ketahui. Jika kamu menulis atau berbicara sebisa mungkin menggunakan kalimat efektif ya?
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor