SuaraJogja.id - PSS Sleman akhirnya kembali menginjakkan kaki di Bumi Sembada. Kepulangan klub kebanggaan masyarakat Sleman itu disambut meriah ribuan suporter yang sudah menunggu sejak pagi.
Ribuan suporter Super Elja itu sudah menunggu kepulangan skuad PSS Sleman di Prambanan, Sleman. Bahkan ribuan suporter turut mengawal perjalanan bus dan pemain hingga ke Rumah Dinas Bupati Sleman.
Pantauan SuaraJogja.id di lapangan, bus rombongan pelatih dan official klub tiba lebih dulu di Rumah Dinas Bupati Sleman sekitar pukul 11.49 WIB. Dari jauh ribuan suporter sudah mengawal rombongan dengan mengibarkan bendera kebanggan PSS Sleman.
Tak lama setelah itu, bus rombongan pemain Super Elja dengan dikawal lebih banyak suporter juga tiba di Rumah Dinas Bupati Sleman. Ribuan suporter juga sambil menyanyikan lagu-lagu penyemangat untuk menyambut para pemain.
"Hari ini benar menunjukkan cinta yang luar biasa terhadap klub kita. San sesuai dengan janji saya, 8 November saya bawa pulang tim kita ke Bumi Sembada," kata Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra kepada awak media, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (8/11/2021).
Andy juga masih takjub dengan sambutan super meriah dari ribuan suporter yang telah setia menunggu rombongan sejak pagi. Ia yakin dengan kepulangan dan sambuat suporter ini dapat memberikan enegeri positif untuk skuad PSS Sleman ke depan.
"Semua itu adalah bukti kecintaan suporter untuk PSS. Dan saya juga yakin dengan energi positif dari Sleman Fans ini dapat membawa kita lebih terpacu dan berprestasi lagi ke depan," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo tidak memungkiri bahwa kepulangan skuad Super Elja ini sudah sangat dinantikan. Tidak hanya oleh suporter tapu juga bagi masyarakat Sleman keseluruhan.
Baca Juga: Potret Seri 2 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan: Drama, Rivalitas, dan Kemenangan
"Akhirnya, tim kebanggan kita bisa pulang ke Sleman. Semoga ke depan ini bisa menjadi baik lagi. Kita semua berharap yany terbaik untuk PSS Sleman, nanti mainnya juga lebih baik lebih dan cemerlang," ujar Kustini.
Kapten PSS Sleman Bagus Nirwanto mengaku sangat tersentuh dengan sambutan meriah dari ribuan suporter. Ia juga berterima kasih atas segala dukungan yang para suporter selama ini.
"Terima kasih sambutannya, sangat luar biasa untuk PSS Sleman semoga ke depan PSS Sleman lebih baik lagi untuk memajukan Kabupaten Sleman," tutur Bagus.
Diketahui sebelum pulang ke Bumi Sembada, PSS Sleman memenangkan duel pamungkas pekan ke-11 BRI Liga 1 berjalan di Stadion Mahanan, Solo, Minggu (7/11/2021) malam. Sempat tertinggal dua kali, skuad Super Elja akhirnya menang 3-2 atas Tira Persikabo.
Dengan kemenangan ini, PSS kini naik ke peringkat ke-10 klasemen Liga 1 2021-2022 dengan raihan 14 poin dari 11 pertandingan.
Berita Terkait
-
Potret Seri 2 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan: Drama, Rivalitas, dan Kemenangan
-
Sengit di Manahan, PSS Sleman Taklukkan Tira Persikabo 3-2
-
Link Live Streaming BRI Liga 1: PSS Sleman vs Tira Persikabo
-
Hadapi Persikabo, PSS Sleman Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Punya 1 Juta Followers di Instagram, Irfan Bachdim Jadi Pemain Terpopuler di Solo
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Tanah Rp2 Miliar Dilelang Cuma Rp420 Juta, Warga Kulon Progo Gugat BUMN Lembaga Pinjaman
-
Ormas Terlibat Kekerasan, Muhammadiyah Desak Polisi Tak Tebang Pilih
-
17 Persen Penerima PKH di DIY Terindikasi Judol, Dinsos Tangguhkan Bansos
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma