SuaraJogja.id - Makanan Jepang seperti sushi, udon, ramen, dan lainnya selalu sukses menggoda selera para penggemarnya. Namun, kebanyakan makanan Jepang dibanderol dengan harga yang mahal.
Meski demikian, rupanya di Yogyakarta ada penjual sushi kaki lima dengan harga cukup terjangkau. Hakosuka Sushi menyajikan aneka sushi dengan kualitas jempolan meski harga lebih murah dibanding restoran.
Hakosuka Sushi berlokasi di Jalan Persatuan, tepatnya di area warung kaki lima sebelah barat Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Lokasinya pun berada persis di seberang LPPT UGM.
Hakosuka Sushi menggunakan tenda sederhana dengan aksen hiasan Jepang di depannya. Tempat ini cukup nyaman sehingga tak heran banyak orang yang datang.
Menariknya, Hakosuka Sushi juga mengusung konsep open kitchen atau dapur terbuka sehingga pelanggan bisa melihat langsung proses pembuatannya. Meski di pinggir jalan, proses pembuatan sushi di sini tetap higienis, lho.
Setiap pembuat sushi wajib memakai sarung tangan plastik agar terjaga kebersihannya. Selain itu, karena ada sushi bar, pelanggan juga bisa berbincang tentang sushi atau masakan Jepang lainnya dengan kokinya langsung.
Sushi yang dijual di Hakosuka Sushi cukup beragam. Mulai dari sashimi segar hingga sushi matang, semua bisa dinikmati di sini.
Rasa sushi yang disajikan di sini terbilang nikmat dan otentik. Penyajiannya pun tetap tampak cantik dan estetik khas restoran Jepang pada umumnya.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp13 ribu sampai Rp38 ribu saja. Harga ini cukup terjangkau dibandingkan dengan restoran Jepang lainnya.
Baca Juga: Potret Mobil Parkir Mepet dengan Gerobak Pedagang Kaki Lima, Timbulkan Pro dan Kontra
Hakosuka Sushi buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB sampai dengan 22.30 WIB. Anda bisa mengajak teman untuk menikmati sushi dengan harga terjangkau namun rasa memuaskan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi