SuaraJogja.id - Teks eksplanasi merupakan bacaan yang berisi tentang suatu fenomena-fenomena baik itu alam, sosial, ilmu pengetahuan, dan budaya. Kata eksplanasi sendiri merujuk pada kata "explanation" dalam bahasa Inggris yang berarti penjelaskan. Berikut akan dijelaskan lebih lengkap soal contoh teks eksplanasi.
Tujuan teks eksplanasi ini untuk mengetahui bagaimana sebuah peristiwa yang terjadi dalam sebuah bacaan.
Selain itu, tujuan dari teks eksplanasi penting dipelajari sebab akan mempermudah dalam memahami seluruh bagian isi. Selain mengetahui bagaimana peristiwa, tujuan dari teks eksplanasi juga untuk mengetahui sebab-akibatnya suatu fenomena terjadi.
Berikut contohnya teks eksplanasi:
Baca Juga: Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Tujuan
Pengangguran Meningkat di Era Pandemi
Angka pengangguran di Indonesia meningkat selama pandemi Covid-19. Jumlah pengangguran di Indonesia meningkat dilihat dari banyaknya pekerja yang di PHK atau dirumahkan serta dihimbau untuk social distancing.
Pembatasan kegiatan dapat memicu peningkatan jumlah pengangguran karena banyak pekerja yang tidak produktif akibat berkurangnya jumlah lapangan kerja yang terbuka.
Menurut proyeksi Core Indonesia penambahan jumlah pengangguran terbuka yang signifikan bukan hanya disebabkan oleh perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, melainkan disebabkan oleh perubahan perilaku masyarakat terkait pandemic covid 19 dan kebijakan pembatasan sosial, baik dalam skala kecil maupun skala besar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Agustus 2020, jumlah angka pengangguran meningkat 2,67 juta orang. Dengan demikian, jumlah angkatan kerja di Indonesia yang menganggur menjadi sebesar 9,77 juta orang.
Baca Juga: Pengertian, Ciri, Struktur dan Contoh Teks Eksplanasi dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Jumlah pekerja yang terdampak pandemi berdasarkan data BPS mencapai 29,12 juta orang atau 14,28 persen dari jumlah penduduk usia kerja yang sebesar 203,97 juta orang. Banyaknya pengangguran meningkatkan angka kemiskinan yang turut bertambah hingga 10 persen. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan segera memberi solusi demi menekan laku kemiskinan Negara Indonesia.
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY