SuaraJogja.id - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mencatat total sudah ada 42 siswa dari sejumlah sekolah di wilayahnya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah harus dihentikan sementara.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati menuturkan bahwa puluhan kasus ini ditemukan dalam program surveilans PTM yang menyasar sekolah-sekolah di Bumi Binangun. Program yang mulai dilaksanakan pada 10 November 2021 lalu itu mengambil sample siswa secara acak untuk dites melalui swab PCR.
"Rekapitulasi surveilans PTM sampai dengan Jumat kemarin dari 955 sampel yang diperiksa, terdapat sebanyak 42 orang yang positif Covid-19 atau 4,40 persen (dari sampel)," kata Baning kepada awak media, Sabtu (13/11/2021).
Baning menuturkan total 955 sampel yang diperiksa itu diperoleh dari 25 sekolah di Kulon Progo. Di antaranya sebanyak 18 SD, 3 SMP dan 4 SMA.
Disampaikan Baning, akibat temuan kasus ini peniadaan kegiatan PTM di sejumlah sekolah yang bersangkutan menjadi perlu dilakukan. Hal itu sesuai dengan pedoman pelaksanaan Surveilans PTM.
Termasuk dengan meniadakan sementara kegiatan PTM jika memang didapatkan positif rate mencapai lebih dari 5 persen. Sementara untuk sekolah yang memiliki positivity rate di bawah 5 persen masih diperkenankan untuk melanjutkan PTM terbatas.
Namun dengan catatan untuk siswa yang terkonfirmasi Covid-19 beserta sejumlah baik siswa lain, guru atau tenaga kependidikan yang masuk dalam kontak erat wajib menjalani isolasi mandiri.
"Jadi untuk tindak lanjut (42 kasus positif Covid-19), sementara ada 5 sekolah yang dihentikan PTM di semua kelas atau satu sekolah. Sedangkan untuk yang dihentikan hanya satu kelas ada sebanyak 3 sekolah, dan yang dilanjutkan ada 17 sekolah," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Baning belum memberikan informasi lebih jauh terkait dengan wilayah-wilayah sekolah yang terdapat sebaran kasus Covid-19 tersebut.
Baca Juga: BMKG Beri Peringatan Dini, Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sleman dan Kulon Progo
Namun data terakhir yang diumumkan sebaran itu meliputi sejumlah SD di Temon, Kalibawang, Nanggulan dan Pengasih serta SMA yang ada di Wates.
Sebelumnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mendapati sembilan siswa di salah satu SMA negeri di wilayahnya terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus ini menjadi yang pertama ditemukan dalam pelaksanaan surveilans PTM.
Dengan temuan ini untuk sementara kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tersebut dihentikan sementara. Dalam program itu para pelajar diperiksa menggunakan test swab PCR secara massal.
Diketahui bahwa saat ini Kulon Progo tengah melaksanakan program Surveilans PTM di lingkungan pendidikan wilayah Bumi Binangun. Setidaknya sebanyak 5.737 siswa dari tingkat SD hingga SMA sederajat menjadi sasaran dalam program ini.
Berita Terkait
-
Perbatasan Internasional Baru Buka, Thailand Laporkan 7.300 Kasus COVID-19 Dalam Sehari
-
PTM Bertambah 180 Sekolah, Dikbud Tangsel Wanti-wanti Kasus Covid-19: Semua Harus Jujur
-
Update COVID-19 Jakarta 12 November: Positif 71, Sembuh 174, Meninggal 0
-
Update 12 November: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 399 Orang, 20 Jiwa Meninggal
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan