- Sebuah mobil Pajero terjebak lumpur di jalur wisata jip Merapi, Kali Kuning, Sleman pada Minggu (8/3/2026).
- Pengemudi luar kota diduga tidak mengerti medan pascabanjir, sehingga mobil berhasil dievakuasi dalam satu setengah jam.
- Perbaikan jalur wisata terdampak banjir baru direncanakan akan dilakukan mendekati puncak libur Lebaran mendatang.
SuaraJogja.id - Sebuah mobil pribadi terjebak lumpur di jalur wisata jip lereng Merapi, Kali Kuning, Sleman. Mobil yang diketahui Pajero itu nekat masuk jalur ketika aktivitas jip tengah sepi.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Dardiri, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) kemarin. Pengemudi nekat itu diduga tidak memahami medan yang belum dibenahi pascabanjir beberapa waktu lalu.
"Itu kemarin setelah banjir belum dibenahi dan jip nggak masuk. Mungkin enggak tahu, begitu masuk langsung nancep itu di bekas lumpur, nggak bisa [keluar]," ungkap Dardiri, saat dihubungi, Senin (9/3/2026).
Disampaikan Dardiri, rombongan tersebut berasal dari luar kota dengan pelat mobil BG. Mendapati hal itu, pihaknya langsung melakukan evakuasi untuk menarik mobil keluar dari lumpur.
Posisi mobil yang sudah tertanam cukup dalam di bekas lumpur membuat evakuasi memakan waktu. Baru sekitar satu setengah jam kemudian kendaraan itu berhasil ditarik keluar.
"Ditarik pakai winch itu, pakai jip, berat to soalnya," tuturnya.
Sepinya aktivitas jip wisata selama bulan puasa membuat pembenahan jalur di lereng Merapi memang belum diprioritaskan.
Dardiri menjelaskan bahwa rencana perbaikan rute yang terdampak banjir baru akan dilakukan mendekati puncak libur Lebaran mendatang.
"Kalau puasa-puasa sepi dari dulu. Jadi belum dibenahi, nanti [jalur] mungkin sudah H-7 baru dibenahi," tambahnya.
Baca Juga: Pasutri Asal Lampung Tipu Lansia Sleman Pakai Alat Pijat, Cincin Emas Rp15 Juta Digondol
Situasi sepi ini dimanfaatkan oleh ratusan anggota asosiasi untuk melakukan peremajaan unit di bengkel-bengkel. Sehingga memang di lapangan saat ini masih minimnya jip yang berlalu-lalang.
"Untuk jip dalam bulan puasa ini pembenahan, perbaikan jip semua. Bengkel mana-mana kan penuh semua ini. Ini satu bulan full biasanya," ucapnya.
Namun hal itu tidak lantas bisa dimanfaatkan oleh wisatawan dengan mobil pribadi untuk melewati jalur jip tersebut. Apalagi bagi yang tidak memahami lokasi dapat terjebak
Terlebih dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi. Dalam hal ini hujan yang mengguyur puncak Gunung Merapi hingga mengakibatkan banjir lahar.
Pihaknya memprediksi keramaian wisatawan baru akan kembali normal pada H-5 Lebaran mendatang.
"H-5 lah, itu yang sudah liburan dari luar kota sudah pada [datang] mulai H-5 sudah mulai rame," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais