SuaraJogja.id - Untuk kali pertama, Liga Futsal Sleman 2021 diselenggarakan oleh Askap PSSI daerah di Indonesia. Liga ini digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Sleman.
"Penyelenggaraan Liga Futsal Sleman 2021 ini merupakan pertama kali di Indonesia yang diinisiasi oleh askab/askot PSSI. Ini sejarah, kompetisi futsal pertama di Indonesia yang diinisiasi Askab/Askot PSSI," kata Ketua Umum Askab PSSI Sleman Wahyudi Kurniawan di Sleman, Selasa.
Menurut dia, diharapkan Liga Futsal Sleman 2021 ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan futsal Sleman ke depan. Akan ada banyak atlet yang mampu menembus timnas.
"Liga Futsal Sleman menjadi salah satu komitmen Askab PSSI Sleman untuk mendorong futsal Sleman menjadi lebih baik. Mengingat, potensi futsal Sleman cukup besar," katanya.
Liga Futsal Sleman (LFS) 2021 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di GOR Pendowoharjo, Sleman, Senin (15/11).
Pada musim pertamanya, Liga Futsal Sleman diikuti 13 tim futsal anggota resmi Askab PSSI Sleman.
Ke 13 tim peserta meliputi Gladiator FC, Cassava Protect Futsal, Empatdua FC, Kicks Ass, Bhakmi Godok, Sakanane, PDAM Sleman, Merapi Putra, Guyup Rukun, Asterik Alham FC, Eight Futsal, Putra Bangunkerto FC dan Teracita.
Danang Maharsa berharap Liga Futsal Sleman mampu mendorong kualitas dan potensi atlet futsal Sleman menjadi lebih baik. Tak hanya mampu berjaya di level daerah, namun hingga level nasional.
"Kami harap Sleman dapat menyumbangkan atlet futsal bagi DIY dan Timnas. Melihat antusiasme peserta yang luar biasa, kami berharap kompetisi dapat berjalan rutin setiap tahunnya," katanya.
Baca Juga: Buntut Baku Hantam Liga 3, Kapten AFA Syailendra Diskorsing Dua Laga dan Denda Rp 5 Juta
Hadir pula dalam pembukaan Liga Futsal Sleman 2021 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Agung Armawanta, Ketua Asosiasi Futsal Daerah DIY Armando Pribadi.
Kejuaraan turut didukung oleh tenaga fisioterapis dari UNISA Yogyakarta. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Buntut Baku Hantam Liga 3, Kapten AFA Syailendra Diskorsing Dua Laga dan Denda Rp 5 Juta
-
PSSI Mau Punya Kantor di GBK, Mochamad Iriawan: Uang Bakal Dicari
-
Pengakuan Mr. Y di Acara Mata Najwa Buat Wasit-wasit Liga 1 Merasa Terhina
-
Kemungkinan Sandy Walsh dan Jordi Amat Berseragam Timnas Indonesia Masih Dipelajari PSSI
-
Ketum PSSI: Shin Tae-yong Usulkan Beberapa Pemain untuk Naturalisasi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan