SuaraJogja.id - Hari Natal semakin dekat. Sejumlah pusat perbelanjaan, hotel, dan tempat umum lainnya sudah mulai mengadakan agenda untuk merayakannya. Agenda tersebut pun cukup beragam, mulai dari mendekor ruangan dengan suasana Natal, membuat kue, dan lain sebagainya.
Salah satu hotel di Yogyakarta yang merayakannya adalah Sheraton Mustika Yogyakatya. Dalam rangka menyambut Hari Natal, Sheraton Mustika Yogyakarta menggelar ritual Cake Mixing Ceremony.
Sebagai hotel pertama di Jogja yang menyelenggarakan acara Cake Mixing Ceremony, Sheraton Mustika ingin melestarikan budaya Natal kuno tersebut dan mengenalkan tradisi ini terutama kepada rekan-rekan media di Yogyakarta.
Acara ini di selenggarakan di Suko Wine Lounge, Sheraton Mustika Yogyakarta pada Jumat (18/11/2021). Pemandu acara dibantu seorang koki menunjukkan cara pencampuran kacang-kacangan dan buah yang ada di hadapan para tamu undangan.
Ritual Cake Mixing ini umumnya dilakukan sebagai tanda dimulainya perayaan Natal. Biasanya, kegiatan yang dilakukan adalah mencampurkan aneka kacang-kacangan dan buah-buahan yang nantinya akan difermentasikan untuk dijadikan bahan membuat kue Natal.
"Cake Mixing Ceremony Sheraton Yogyakarta adalah bagian dari tradisi Natal kuno mencampur kue untuk menyebarkan kehangatan dan kasih sayang serta menciptakan suasana pesta," ujar Harry Suryadharma, General Manager Sheraton Mustika Yogyakarta Resort and Spa, Jumat (19/11/2021).
Tradisi simbolis ini biasanya dilakukan untuk menyiapkan kue Natal dengan aneka buah kering seperti kismis, plum, kurma, jeruk kering, blackcurrant, dan jeruk kering. Buah-buah ini dicampur dengan aneka kacang dan rum. Lalu, ada jus segar dan madu serta rempah untuk memperkaya rasa dari adonan ini.
Dengan diadakannya acara Cake Mixing Ceremony ini, harapannya sekaligus bisa mempererat hubungan antara hotel dan rekan-rekan media.
Baca Juga: Sheraton Mustika Yogyakarta Dukung Pemerintah dengan Menggelar Program Vaksinasi Massal
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat