SuaraJogja.id - Rahmat Tohirin kakek berumur 78 tahun asal Kulonprogo yang dikabarkan hilang sejak Selasa (23/11/2021) sore akhirnya ditemukan. Rahmat ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Sungai Serang tepatnya di Dusun Kriyanan, Kelurahan Wates Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo.
Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry menuturkan setelah melakukan pencarian, akhirnya Tohirin ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. Warga Padukuhan Serang Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih tersebut ditemukan mengambang.
"Tadi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Langsung dievakuasi tim gabungan,"tutur Jeffry, Rabu (24/11/2021).
Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke daratan. Tim Inafis bersama petugas Puskesmas langsung melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan luar. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
Dari tubuh Tohirin ditemukan luka pada kepala atas sepanjang 2 cm, luka pada dahi atas 2 cm, memar pada pipi sebelah kanan atas, luka robek pada betis kiri 5 cm; luka pada telapak kaki kiri atas 1 cm kaki kiri dan Luka lecet pada kaki kanan. Bercak darah yang ditemukan di lokasi pertama kali hilang kemungkinan karena goresan sabit milik korban.
"Jenazah langsung kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,"tambahnya.
Sebelumnya diberitakan seorang kakek di Kabupaten Kulonprogo Rahmat Tohirin (75) saat ini terus dalam pencarian. Warga Pagutan Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih ini dikabarkan hilang saat pergi merumput Selasa (23/11/2021) kemarin. Dari tanda-tanda yang ada, korban diduga korban tenggelam di aliran Sungai Serang tidak jauh dari lokasi mencari rumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dorong PMI Jadi Wirausaha Mandiri, BRI Hadirkan Pelatihan Bisnis dan Literasi Keuangan di Taiwan
-
Sentil Wacana Gaji Kepala Daerah Naik, JCW: Politik Mahal Tak Disentuh, Rakyat yang Menanggung
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal