- DIY diprediksi menyambut 8,2 juta pemudik Lebaran 2026, dengan puncak kedatangan terjadi H-5 hingga H-3 Idul Fitri.
- Pengamanan Lebaran melibatkan Operasi Ketupat Progo 2026 dengan pendirian 25 pos keamanan di wilayah DIY.
- Antisipasi kepadatan meliputi manajemen lalu lintas dan kesiapan layanan kesehatan serta infrastruktur jalan yang diawasi ketat.
SuaraJogja.id - DIY diprediksi akan kembali menjadi salah satu tujuan utama arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang akan masuk ke wilayah DIY pada periode Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan mencapai 8,2 juta orang.
Menghadapi lonjakan mobilitas tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan berbagai instansi terkait menyiapkan langkah pengamanan melalui Operasi Ketupat Progo 2026. Diantaranya mendirikan 25 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah DIY.
Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkominda) di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (10/3/2026) mengungkapkan lonjakan kedatangan tersebut diperkirakan tidak terjadi secara bersamaan, tetapi tersebar dalam beberapa hari menjelang Lebaran.
Berdasarkan perhitungan arus kendaraan dan perjalanan dari berbagai daerah, puncak arus masuk ke DIY diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran.
"Perhitungan ini didasarkan pada jumlah kendaraan pribadi, penumpang kereta api di Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan, serta pergerakan kendaraan dari arah barat seperti Kalikangkung. Dengan waktu tempuh sekitar enam jam dari Jakarta, pemudik diprediksi sudah mulai masuk ke Yogyakarta dalam periode tersebut," jelasnya.
Kapolda menyebut, aparat gabungan akan mendirikan 25 pos pengamanan di berbagai wilayah DIY. Pos-pos tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk jalur utama mudik, simpul transportasi, serta kawasan wisata yang diprediksi ramai dikunjungi selama libur Lebaran.
Selain aparat kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi pendukung lainnya. Pada titik-titik tertentu yang diprediksi menjadi pusat kepadatan, jumlah personel akan ditambah.
"Pada titik-titik tertentu jumlah personel akan ditingkatkan," ungkapnya.
Selain itu Dinas Kesehatan DIY juga menyiapkan layanan kesehatan siaga selama masa libur panjang. Sejumlah posko kesehatan akan beroperasi selama 24 jam, termasuk memastikan rumah sakit dan puskesmas tetap memberikan pelayanan meski dalam periode libur Lebaran.
Baca Juga: Nekat Terjang Jalur Jip saat Sepi, Mobil Pajero Terjebak Lumpur Kali Kuning di Lereng Merapi
"Kementerian Agama juga turut mendukung. Diantaranya menyediakan fasilitas rest area di tempat-tempat ibadah yang telah ditunjuk," jelasnya.
Sementara terkait lonjakan pemudik yang berdampak pada kemacetan, beberapa lokasi menjadi perhatian. Antara lain Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, serta Yogyakarta International Airport (YIA).
Begitu pula kawasan wisata yang juga diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan selama libur Lebaran. Hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah destinasi populer seperti kawasan Malioboro, pantai-pantai di Gunungkidul, hingga Pantai Parangtritis di Bantul.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, aparat telah menyiapkan berbagai skenario pengaturan lalu lintas. Diantaranya rekayasa arus, sistem buka-tutup jalan, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas seperti penggunaan bahu jalan.
"Beberapa ruas jalan utama juga diprediksi menjadi titik rawan kemacetan, salah satunya Jalan Raya Solo yang merupakan jalur utama penghubung Yogyakarta dengan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat," jelasnya.
Tak hanya kepadatan lalu lintas, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi perhatian dalam pengamanan arus mudik. Kapolda menyebut pihaknya telah menerima laporan terkait sejumlah ruas jalan yang masih berlubang atau bergelombang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang