- Trah Sultan HB II akan selenggarakan Seminar Nasional di Jakarta untuk mematangkan pengusulan gelar Pahlawan Nasional.
- Acara tersebut direncanakan mengundang Presiden Prabowo Subianto dan Sultan HB X karena ikatan darah historis.
- Seminar ini bertujuan merampungkan naskah akademik mengenai perlawanan Sultan HB II terhadap kolonialisme sebelum diajukan.
SuaraJogja.id - Trah Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II bakal segera menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Jejak Kepahlawanan Sri Sultan HB II'.
Acara itu rencananya akan menghadirkan Presiden RI Prabowo Subianto dan Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam satu panggung Seminar Nasional di Jakarta.
Hal ini sekaligus sebagai upaya terbaru dari pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II.
Saat ini pihak trah masih mematangkan rencana tersebut, termasuk waktu pelaksanaan.
Perwakilan Trah Sultan HB II, Fajar Bagoes Poetranto, menuturkan rencana kehadiran Prabowo bukan sekadar protokoler kepala negara. Pasalnya Presiden RI ke delapan itu diketahui memiliki ikatan darah (trah) langsung dengan Sultan HB II.
"Kehadiran Presiden Prabowo Subianto sangat dinantikan. Apalagi, beliau memiliki kedekatan historis sebagai bagian dari trah Sultan HB II," kata Fajar, Selasa (10/2/2026).
Seminar yang rencananya diselenggarakan secara hybrid di Jakarta, diinisiasi oleh Yayasan Vasiati Socaning Lokika ini dirancang sebagai langkah strategis untuk merampungkan naskah akademik.
Sebagai salah satu syarat administrasi terakhir yang akan diajukan ke Kementerian Sosial RI.
Adapun Sultan HB II atau Raden Mas Sundoro tercatat dalam sejarah sebagai raja Jawa yang paling keras kepala dan konsisten menentang campur tangan kolonial. Baik dari Belanda (Daendels) maupun Inggris (Raffles).
Baca Juga: Indonesia Darurat Campak? Pakar UGM Ungkap Kunci Pengendalian di Tengah Lonjakan Kasus Suspek
Perjuangannya yang berujung pada pengasingan berkali-kali ke Pulau Pinang hingga Ambon dianggap telah memenuhi kriteria syarat UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
"Fokus utama (seminar nasional) adalah membedah konsistensi Raden Mas Sundoro dalam menentang kolonialisme, termasuk peristiwa Geger Sepehi 1812," ujarnya.
Fajar optimistis melalui sinergi naskah akademik yang kuat serta dukungan moral dari Presiden Prabowo dan Sri Sultan Hamengkubuwono X, pengakuan resmi negara bisa terealisasi tahun ini.
"Kami menargetkan tahun 2026 ini gelar Pahlawan Nasional sudah bisa disematkan. Kami memohon doa restu agar sosok Raden Mas Sundoro segera mendapatkan tempat terhormat atas dedikasinya menjaga kedaulatan tanah Jawa," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Soal Gelar Pahlawan Sri Sultan HB II, Trah Targetkan Terealisasi Tahun Ini dengan Dukungan Presiden
-
Sarankan Reformasi Polri Fokus Pembenahan Kualitas Internal, Pusham UII Ingatkan Risiko Politisasi
-
7 Fakta Tiang PJU Ambruk di Jembatan Kabanaran, Baru Tiga Bulan Diresmikan
-
Unisa Yogyakarta Bangun Laboratorium Stem Cell untuk Pengobatan Masa Depan
-
Polsek Gamping Bongkar Praktik Produksi Bubuk Petasan, 5 Kg Bahan Siap Edar Disita