SuaraJogja.id - Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono saat ini diketahui tengah menjalani perawatan usai menjalani operasi kanker prostat di Amerika Serikat. Terkini sang putra Agus Harimurti Yudhoyono mengabarkan kondisi sang ayah.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY mengabarkan saat ini SBY dalam kondisi pemulihan, setelah dilakukannya tindakan yang terbaik dengan menjalani operasi.
“Alhamdulillah, kondisi Bapak SBY di Amerika Serikat berangsur membaik, pascaoperasi yang dijalankannya beberapa saat yang lalu,” kata AHY seperti dikutip dari Hops.id.
AHY dan Ibas sendiri memutuskan memberikan perawatan dan tindakan terhadap kanker prostat yang di derita SBY. Diakui Ibas jika dirinya bersama adiknya memberikan yang terbaik untuk kesembuhan SBY.
AHY juga mengingatkan masyarakat terutama generasi muda untuk terus berbakti kepada orang tua. Ia menyarankan agar bisa menyisihkan waktu dan memberi perhatian kepada orang tua selagi masih diberi kesempatan
“Dengan menjaga, merawat ,dan melayani mereka. Semampu kita. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari, karena waktu akan terus berputar, dan tidak akan pernah Kembali,” kata AHY.
SBY sebelumnya juga telah mengungkapkan kondisi kesehatannya usai menjalani operasi pengangkatan kanker prostat di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, Amerika Serikat.
Presiden Indonesia ke-6 itu menyebut bahwa proses operasi pengangkatan prostatnya berjalan baik dan sesuai ekspektasi tim dokter. Dia pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo hingga Megawati Soekarnoputri atas bantuan dan kepedulian yang mereka berikan.
“Secara khusus saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin atas kepedulian, perhatian, dan bantuannya,” kata SBY dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram milik mendiang istrinya Ani Yudhoyono @aniyudhoyono, Selasa (23/11).
Baca Juga: SBY Sampaikan Kondisi Kesehatannya Saat Ini di Media Sosial
Berita Terkait
-
Sebut Putusan PTUN jadi Wake Up Call, AHY: Jangan Ada Lagi Niat Ambil Alih Partai!
-
Syukuri Keputusan PTUN, AHY Cerita Sempat Dapat Wanti-wanti Senior Soal Kelakuan Moeldoko
-
PTUN Tolak Gugatan Moeldoko Cs, Kubu AHY: Sudah Tepat Secara Hukum
-
Gugatan Partai Demokrat Versi KLB Ditolak PTUN, AHY Masih Menjadi Ketua Umum yang Sah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul