SuaraJogja.id - Cermin merupakan suatu benda yang dapat memantulkan seluruh cahaya yang jatuh di depannya. Biasanya cermin ini memiliki permukaan yang licin, salah satunya adalah cermin cekung. Bagaimana sifat cermin cekung?
Sebelumnya kita perlu mengetahui pengertian cermin menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah, kaca bening yang satu di antara mukanya dicat dengan air raksa dan sebagainya sehingga dapat memperlihatkan bayangan benda yang jatuh di depannya.
Melansir dari buku Konsep Dasar Fisika karya Muslim, dijelaskan bahwa secara garis besar cermin dibagi menjadi tiga jenis, yakni cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung. Sifat dan ciri pemantulan yang dihasilkan oleh ketiga jenis cermin tersebut juga berbeda-beda.
Dari pemantulan itu, dihasilkan sebuah bayangan. Masih dalam buku Konsep Dasar Fisika, dijelaskan pula bahwa banyangan juga memiliki 2 jenis, yakni bayangan yang dibentuk dari pemantulan dengan menghasilkan bayangan nyata dan menghasilkan bayangan maya.
Bayangan nyata merupakan bayangan yang terbentuk dari perpotongan garis cahaya-cahaya pantul. Bayangan ini dapat ditangkap oleh layar.
Sedangkan bayangan maya merupakan bayangan yang terbentuk dari perpotongan perpanjangan garis-garis cahaya-cahaya pantul. Bayangan maya ini tidak dapat ditangkap oleh layar. Akan tetapi bisa dilihat di cermin yang terbentuk dari perpanjangan cahaya pantul di belakang cermin.
Bagi kehidupan sehari-hari ketiga jenis cermin ini memiliki fungsi dan manfaat masing-masing bagi kehidupan manusia. Biasanya digunakan sebagai alat bantu saat berdandan, misalnya. Atau dibuat sebagai kaca spion yang ditaruh di kedaaran bermotor dengan fungsi untuk melihat benda yang ada di belakang.
Berikut penjelasan mengenai ketiga jenis cermin tersebut, meliputi:
- Cermin Datar, merupakan cermin yang permukaan pantulannya berupa bidang datar. Bila ada cahaya yang jatuh atau mengenai cermin ini, maka akan memantulkan bayangan dengan sempurna.
- Cermin Cekung, merupakan cermin yang permukaanya berbentuk lengkung teratur ke dalam menyerupai bagian dari permukaan bola. Cermin cekung ini mirip dengan permukaan sendok. Jika cahaya jatuh atau mengenai benda ini, maka akan menghasilkan bayangan yang lebih besar dari obyek asal.
- Cermin Cembung, merupakan cermin yang permukaannya ke arah luar. Jika ada acahaya yang jatuh atau mengenai benda ini, maka akan menghasilkan bayangan yang lebih kecil dari obyek asalnya.
Sifat dari ketiga cermin tersebut adalah:
Baca Juga: Bapak-bapak Bawa Cermin Saat Naik Motor, Videonya Viral Bikin Ngakak: Receh Banget!
1. Cermin Datar, akan menghasilkan 2 jenis bayangan, yakni nyata dan maya atau semu. Sifat-sifat bayangan cermin datar, diantaranya: Pertama, tegak. Kedua, hasil bayangan yang didapat sama seperti aslinya. Ketiga, jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin. Keempat, maya atau tidak berbentuk.
2. Cermin Cekung, cermin ini memiliki sifat konvergen, yakni mengumpulkan sinar. Cermin ini membentuk bayangan nyata dan semu dari sebuah benda. Sifat bayangan dari cermin ini, diantaranya: Pertama, Sinar 1, sinar yang datang sejajar dengan sumbu utama cermin dipantulkan melalui titik fokus dan akan menghasilkan bayangan yang bersifat maya, tegak, dan diperbesar.
Kedua, Sinar 2, sinar yang datang melalui titik fokus dipantulkan sejajar dengan sumbu cermin, akan menghasilkan bayangan dengan sifat nyata, terbalik, dan diperbesar. Ketiga, Sinar 3, sinar yang datang melalui titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan kembali sepanjang jalan sama pada saat datang. Akan menghasilkan bayangan dengan sifat nyata, terbalik, dan diperkecil.
3. Cermin Cembung, cermin ini memiliki sifat divergen, yakni menyebarkan sinar dan cahaya. Adapaun sifat-sifat bayangan cermin cembung ini, diantaranya: Pertama, tegak. Kedua, diperkecil. Ketiga, maya atau bayangan tidak terbentuk pada layar.
Ketiga jenis cermin ini juga memiliki rumus, di antaranya:
1. Cermin datar
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat