SuaraJogja.id - Glomerulus adalah organ yang berada di ginjal dan sangat penting dalam proses pembentukan urine. Glomerulus membantu tubuh untuk penyaringan cairan yang sekiranya masih dibutuhkan dan mana yang tidak perlu dibutuhkan. Berikut penjelasan lengkap fungsi glomerulus.
Cairan yang dibutuhkan ini akan dikembalikan ke ginjal dan diproses kembali untuk mencegah kekurangan cairan.
Untuk memproses cairan yang masuk hingga menjadi urine, ada beberapa proses yang terjadi dalam tubuh manusia yang dinamakan dengan proses ekskresi dan glomerulus merupakan salah satu bagian dalam tubuh yang berperan dalam proses ekskresi tersebut.
Proses ekskresi pada tubuh manusia melalui 3 tahapan sebagai berikut:
1. Filtrasi pada Glomerulus
Glomerulus merupakan sebuah jaringan kapiler yang dikelilingi striktur seperti cangkir yang disebut sebagai kapsul glomerulus (kapsul Bowman), tempat proses penyaringan atau filtrasi air dan zat lain dari aliran darah terjadi.
Filtrasi yang dihasilkan dari glomerulus akan menjadi filtrat glomerulus atau urin primer yang mengandung H2O dan zat-zat terlarut lainnya
Setelah proses filtrasi pada glomerulus selesai, maka selanjutnya akan terjadi filtrasi untuk memisahkan sel darah, protein, dan zat larut lainnya. Bagian ini akan memisahkan antara zat yang dapat bertahan di dalam aliran darah dengan zat yang akan melewati membran dan menjadi urin.
Baca Juga: Jangan Sampai Kelebihan Vitamin D, Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal
Zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh pada fase filtrasi sebelumnya akan diserap kembali atau direabsorpsi oleh tubuh untuk diserap kembali ke dalam aliran darah melalui dinding tabung kapiler yang berdekatan.
Proses ini terjadi di bagian tubulus kontortus proksimal dan lengkung henle. Hasil dari proses reabsorpsi ini akan menjadi urin sekunder.
3. Augmentasi
Tahapan terakhir merupakan tahap augmentasi di mana zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dibuang atau disekresikan. Tahap augmentasi terjadi di area tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus.
Sebagai informasi tambahan, urine terdiri dari 95 persen air dan 5 persen limbah di mana limbah tersebut bersifat nitrogen. Seluruh limbah seperti urea, kreatinin, amonia, dan asam urat akan dibuang melalui urin.
Selain itu, kandungan ion seperti natrium, kalium, dan kalsium juga akan dibuang melalui urine.
Tag
Berita Terkait
-
Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging
-
Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?
-
Jangan Tunggu Sampai Cuci Darah, Ini Cara Mudah Deteksi Kerusakan Ginjal Sejak Dini
-
Tak Selalu Operasi Besar, Ini Teknologi Modern untuk Mengatasi Batu Ginjal
-
Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Dioperasi, Penanganannya Kini Lebih Personal
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga