SuaraJogja.id - Sepasang suami istri di Sleman ditangkap polisi usai mencuri dua unit ponsel yang berada di dashboard motor milik warga.
Ironisnya aksi nekat pencurian itu dilakukan pasutri untuk membelikan susu bagi dua anak balitanya.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Satya Kurnia, menuturkan peristiwa pencurian itu terjadi Selasa (27/5/2025) di rumah pemotongan ayam yang berada di wilayah Sumberadi, Kecamatan Mlati, Sleman.
Saat ini bermula ketika korban yang memarkirkan sepeda motornya di lokasi, hendak membeli daging ayam potong.
Ada dua hp milik korban yang ditinggalkan di dalam dashboard sebelah kiri sepeda motor.
Setelah selesai membeli daging ayam potong, korban yang akan pulang mendapati dua hp miliknya telah hilang.
Aksi pencurian itu sempat terekam CCTV dan viral di media sosial.
"Pelaku sepasang suami istri dan berhasil diamankan kurang dari 24 jam," kata Satya saat rilis kasus di Mapolsek Mlati, Selasa (3/6/2025).
Adapun pelaku utama yakni ES (32), dan istrinya AWR (29) yang ikut terlibat dalam pencurian itu.
Baca Juga: Drama di Pengadilan Negeri Sleman: Gugatan Perdata Ijazah Jokowi Berlanjut, Intervensi Ditolak UGM
Keduanya diketahui memang tidak bekerja sehingga nekat melakukan pencurian.
"ES mengambil dua buah hp dan setelah itu, AWR diberitahu dan kemudian ikut saat merestart hp tersebut dan ikut menjual HP itu," ungkapnya.
"Bahwa hp yang berhasil dicuri ada dua, satu berhasil dijual Rp500 ribu, Rp100 ribu untuk beli susu dan bensin. Jadi mereka melakukan tindak pidana karena harus memenuhi kebutuhan ekonomi," tambahnya.
Disampaikan Satya, pasutri tersebut juga mengaku telah melakukan pencurian serupa di tujuh lokasi lain dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Modus yang dilakukan pun sama yakni menyasar kendaraan yang terparkir dan mengambil barang berharga di dalamnya.
Dua anak mereka yang masih berumur 5 tahun dan 3 tahun pun diajak dalam setiap aksinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara