SuaraJogja.id - Aksi dua petugas polisi yang menjadi tameng sejumlah emak-emak dari hadangan banjir viral di media sosial.
Dikutip dari akun Instagram @ini_polisi tampak dalam video yang diunggah dua petugas polisi sekuat tenaga menerjang arus banjir yang menghadangnya.
Dengan berjibaku, kedua petugas polisi itu berusaha melewati arus banjir nan deras sambil menggandeng para emak-emak yang mengikuti dari belakang.
Berdasarkan keterangan dari unggahan tersebut, peristiwa banjir itu terjadi di Kangean, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Sementara petugas polisi yang menjadi tameng emak-emak itu merupakan anggota dari Polres Sumenep.
Aksi heroik yang dilakukan dua petugas polisi itupun mendapat beragam komentar netizen. Tak sedikit yang memberikan pujian kepada kedua petugas polisi tersebut.
"Pengabdian sepenuh hati," kata don*****
"masih banyak polisi baik...trims pak pol atas tugas kemanusiaannya," kata rul****
"Semangat pak polisi," kata aid*****
Baca Juga: Pria Sumenep Tewas Mengenaskan Dicacah Sajam Setelah Nyatakan Cinta ke Istri Orang
"Alhamdulillah Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk kemanusiaan," kata sun*****
"semangat kuat pak polisi," tulis vit*****
"Salut buat pak Polisi semoga sehat selalu ya pak," kata cah*****
Diketahui Kepulauan Kangean diterjang banjir semenjak Minggu (5/12/2021) setelah hujan deras yang terjadi selama dua hari.
Banjir yang melanda Kepulauan Kangean terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dengan ketinggian genangan air sekitar 20 hingga 50 cm.
Banjir diketahui terjadi di tiga titik yakni di Desa Arjasa Angon-angon, Kalinganyar serta di daerah Bilis-bilis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning